Hotel GM
Print This Post Print This Post

Belasan Peronil TNI AL Bertindak Sebagai Pengawas Sejumlah Gudang Diduga Penimbunan dan Pengoplosan BBM

Posted in Medan Kita by Redaksi on Mei 16th, 2008

Belawan (SIB)
Sedikitnya 12 personil TNI AL diduga terlibat dalam kegiatan pada sejumlah gudang yang selama ini diduga sebagai tempat penyimpanan maupun pengoplosan BBM/CPO di wilayah Belawan, Medan Labuhan, Marelan, Medan Deli hingga Hamparan Perak.
Hal tersebut terungkap setelah pihak TNI AL membentuk tim terdiri dari Pomal (Polisi Militer TNI AL) dan personil Yonmarharlan I dan melakukan inspeksi mendadak selama 5 hari ke sejumlah gudang berlokasi di kawasan Medan Utara yang selama ini disinyalir sebagai tempat penimbunan BBM/CPO illegal.
Namun menurut Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Hari Bowo yang dikonfirmasi wartawan melalui Pabanpen, Kapten Laut R Siahaan keterlibatan sejumlah oknum TNI AL tersebut hanya sebatas sebagai tenaga pengawas (pengamanan) dan bukan sebagai pemilik gudang BBM/CPO.
Disebutkan, inspeksi mendadak tersebut dilakukan pihak TNI AL dengan mendatangi 24 gudang berlokasi di kawasan Medan Utara yang selama ini disebut-sebut sebagai tempat penyimpanan/pengoplosan BBM dan ditemukan adanya keterlibatan sejumlah oknum TNI AL yag bertindak sebagai pengawas pada 12 gudang tempat penyimpanan BBM.
Pihak TNI AL juga menuturkan, saat dilakukan sidak pada puluhan gudang di kawasan Medan Utara tidak ditemukan adanya kegiatan pengoplosan maupun penimbunan BBM maupun CPO dan pihak pengelola gudang juga memiliki surat ijin yang diterbitkan oleh isntansi terkait.
Namun demikian menurut pihak TNI AL, meskipun umumnya keseluruhan gudang tersebut memiliki ijin tetapi berdasarkan hasil temuan di lapangan dan informasi masyarakat masih banyak gudang yang menampung BBM dari sejumlah mobil tangki yang “kencing”. Terhadap kegiatan yang diduga kuat illegal tersebut TNI AL sangat mengharapkan pihak berwajib segera melakukan pengecekan lebih mendalam.
Mengakhiri keterangannnya, R Siahaan mengatakan, terhadap para personil TNI AL yang diduga terlibat dalam kegiatan pada sejumlah gudang BBM akan dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat kesalahan masing-masing.
Saat ini para 12 personil TN AL tersebut telah ditarik ke komando, tetapi mereka tidak ditahan karena kegiatan mereka sebagai pengawas pada sejumlah gudang BBM belum mengarah atau menganggu keamanan negara. (M20/k)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.