Australia Perbesar Bantuan ke Indonesia
Jakarta (SIB)
Pemerintahan Canberra Australia mengumumkan kebijakan bantuan bilateral untuk Indonesia pada 2008-2009 akan ditingkatkan menjadi Rp3,6 triliun (462 juta dolar Australia), angka ini merupakan hibah terbesar Australia kepada negeri lain.
Siaran pers Kantor Kedutaan Besar Australia di Jakarta yang diterima ANTARA, Kamis siang, menyebutkan, anggaran hibah kepada Indonesia itu telah diumumkan di ibukota Canberra pada Selasa (13/5).
Menurut Duta Besar Australia Bill Farmer, angka ini mencapai prestasi baru dalam hal pemberian bantuan oleh pemerintahan Canberra.
Berdasarkan fokus program, bantuan ini akan mengupayakan hasil pembangunan yang praktis, mendorong kemajuan yang lebih cepat untuk mencapai Tujuan Pembangunan Milenium (“Millennium Development Goalsâ€/MDGs), dan meringankan situasi penduduk yang paling rapuh.
“Kemitraan Australia-Indonesia adalah program bantuan pembangunan bilateral terbesar Australia, dan Australia tetap menjadi pemberi sumbangan hibah terbesar kepada Indonesia,†kata Farmer.
Pada 2008-2009, proyek pembangunan senilai Rp2,3 triliun dana bantuan Australia mulai dikucurkan untuk meningkatkan jalan dan jembatan di Indonesia bagian timur.
“Ini juga menjadi penekanan pada peningkatan kesehatan ibu hamil dan bayi baru lahir, dan memberikan pendidikan dasar untuk semua anak laki-laki dan perempuan,†katanya.
Selain itu Australia juga akan melanjutkan kerja sama dengan Indonesia di bawah Prakarsa Karbon Hutan Internasional, termasuk melalui Kemitraan Hutan dan Iklim Kalimantan.
Langkah ini diambil agar emisi gas rumah kaca akibat penggundulan hutan di Indonesia bisa ditekan.
Secara global, Australia akan menyediakan Bantuan Pembangunan Resmi (ODA) sekitar 3,7 miliar dolar Australia untuk periode 2008-2009.(Ant/p)




Komentar