Puluhan Warga Unjuk Rasa ke DPRD Dairi Minta Kadis PU “Dicopot”
Sidikalang (SIB)
Empatpuluhan warga dari Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi unjuk rasa ke kantor DPRD Dairi di Sidikalang belum lama ini. Warga menyoroti kualitas pengerjaan sejumlah proyek Dinas PU Dairi di kawasan tersebut yang dinilai rendah dan mendesak agar Kadis PU Ir Tagor Sinurat dicopot dari jabatannya.
Dalam orasinya di depan kantor dewan, massa mengatakan rakyat menjadi ikut menderita akibat rendahnya kualitas pengerjaan sejumlah proyek di kawasan Tanah Pinem. “Proyek-proyek Dinas PU di sana sangat memprihatinkan kualitasnya, begitu juga dengan proyek-proyek swakelolanya. “Karena itu kami meminta Kadis PU Ir Tagor Sinurat dicopot dari jabatannya,†ujar Maha, seorang orator.
Menurut warga, pembagian proyek-proyek di Dinas PU sebenarnya tidak ‘fair’ lagi karena sebagian besar diberikan kepada pendukung Kadis PU yang disebut-sebut akan maju pada Pilkada Dairi mendatang ini. “Karena itu kami mendesak Kadis PU segera dicopot dari jabatannya karena kinerjanya tidak memuaskan rakyat,” ujar Maruli Purba, salah seorang juru bicara massa. Warga menyahutinya dengan mengacung-acungkan sejumlah poster yang isinya bernada mengdiskreditkan Kadis PU.
Usai berorasi, massa kemudian diterima sejumlah anggota dewan termasuk Arson Sihombing, Darwin Sihite, Bonar Sembiring, Abdul Angkat, Pasiona Sihombing dan lainnya. Dalam pertemuan di ruang rapat DPRD Dairi. Juru bicara massa, Maruli Purba dan Kamaluddin M meminta DPRD Dairi sebagai wakil rakyat segera turun tangan memperhatikan keluhan masyarakat.
Menanggapi permintaan warga, Abdul Angkat mengatakan kurang sependapat kalau dikatakan ada atau tidak ada proyek di kawasan tersebut sama saja karena hasilnya toh tidak jauh berbeda. “Itu kan awalnya ada musyawarah desa untuk mengajukan rencana proyek-proyek yang perlu dilakukan di desa itu, jadi kurang pas kalau dikatakan begitu karena proyek itu juga dibuat atas adanya permintaan masyarakat,” katanya.
Meski demikian anggota dewan akan melakukan peninjauan ke lapangan, sedangkan soal tuntutan pencopotan Kadis PU akan dibicarakan secara internal terlebih dahulu. Setelah bernegosiasi, diputuskan dalam beberapa hari ke depan anggota DPRD Dairi bersama Bawasda dan instansi terkait lainnya akan turun ke lokasi proyek yang dimaksud. (T14/y)




Komentar