Bapak Perkosa Anak Tiri Berusia 9 Tahun di Binjai
Binjai (SIB)
Bapak semestinya menjaga anaknya. Namun Bapak tiri yang satu ini lain. Ketika istrinya sedang berjualan tikar ke Aceh, malah memperkosanya bahkan sampai tiga kali. Hal tersebut dilakukan MY (30), warga Dusun V, Desa Perdamaian, Kecamatan Binjai, terhadap anak tirinya, sebut saja namanya Bunga (9), pelajar SD kelas VI, salah satu sekolah dasar di tempat tinggal mereka.
Tersangka diringkus Jumat (9/5) dari rumah orang tuanya di Desa Kota Rantang, Hamparanperak, Deliserdang dan diinapkan di hotel Paradeo, Polresta Binjai. Kapolresta Binjai AKBP Drs Verdianto Iskandar Bitticaca, melalui Kasat Reskrim Polresta Binjai AKP Muhamad Taufik SE, ketika dikonfirmasikan membenarkannya. Menurut Kasat, begitu menerima pengaduan dari ibu korban, bapak badau tersebut langsung ditangkap.
Terbongkarnya kasus tersebut setelah tersangka MY bercerai dengan istri keduanya F (34), ibu kandung Bunga, sementara istri pertamanya sudah lama diceraikan dan tersangka pindah kerumah orang tuanya di desa Rantang, Hamparanperak. Setelah perceraian itu, korban baru berani buka mulut karena sebelumnya diancam bunuh kalau menceritakannya kepada orang lain. Karena bapak badau tersebut sudah pindah rumah, baru berani menceritakan persoalan yang menimpa dirinya kepada tetangganya Rohana. Begitu menerima pengakuan pelajar SD tersebut langsung diceritakan kepada F ibu Bunga, sehingga persolannya dilaporkan ke Polisi.
Petugas Reskrim Polresta Binjai, begitu menerima pengaduan dari ibu Bunga langsung meringkus tersangka dari rumah orang tuanya. Dengan terus terang tersangka mengaku sudah menjinahi anak tirinya tersebut sebanyak 3 kali mulai dari bulan Mei 2007 lalu sampai bulan Nopember 2007. Perbuatan bejat tersebut dilakukannya ketika istrinya sedang jualan tikar ke Aceh, dan menurut pengakuannya ia nekat akibat sering diejek istrinya kalau mereka naik ke bulan seperti bebek tidak pernah lama serta tidak pernah memuaskannya.
Masih menurut MY, setiap kali diajak untuk melakukan hubungan suami istri, F tidak pernah mau lagi dengan alasan tidak pernah puas, sehingga ia nekat melakukan perkosaan terhadap anak tirinya tersebut yang tidur sendirian di sebelah kamarnya, sementara istrinya berdagang ke Aceh. (M25/x)




Komentar