unita
Print This Post Print This Post

Sulastri Tewas Dibunuh dan Dikubur di Belakang Rumahnya Selama 6 Bulan

Posted in Kriminal by Redaksi on Mei 10th, 2008

Medan (SIB)
Misteri ditemukannya tengkorak manusia di belakang rumah warga di Jalan Makmur Desa Sambirejo Dusun Anggrek Tembung beberapa waktu lalu akhirnya berhasil diungkap petugas Jatanras Potabes MS, Jumat (9/5).
Tengkorak manusia itu diindentifikasi bernama Sulastri (32) warga Jalan Makmur Tembung merupakan korban pembunuhan yang diduga dilakukan suaminya sendiri berinisial JH (48).
Setelah dibunuh pertengahan Oktober 2007 lalu mayat Sulastri dikubur di belakang rumahnya hingga akhirnya ditemukan warga enam bulan kemudian, Rabu (16/4).
Terkuaknya kasus pembunuhan itu setelah polisi berhasil meringkus JH Jumat (9/5) sekira pukul 10.00 WIB di Desa Muara Tambesi Kabupaten Batang Hari Jambi.
Kapoltabes MS Kombes Drs Bambang Sukamto SH MH melalui Kasat Reskrim Kompol Budi Haryanto SIK Jumat sore menginformasikan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari ditemukannya tengkorak manusia di belakang rumah warga di Tembung.
Setelah tengkorak itu dibawa ke RS Pirngadi Medan, polisi berhasil menemukan identitas korban benama Sulastri warga Tembung.
Tim Jatanras Poltabes MS dipimpin Kanit AKP Achiruddin Hasibuan SH yang melakukan penyelidikan mencurigai pelaku pembunuhan itu adalah suami korban sendiri. Namun saat polisi mendatangi tersangka yang sejak ditemukannya mayat tersebut telah pindah rumah, ternyata JH yang berprofesi sebagai sopir pengangkutan barang itu melarikan diri ke Pekan Baru.
Dalam pemeriksaan sementara di Jambi lanjut Kompol Budi, tersangka mengakui membunuh isterinya karena sakit hati setelah menuduh korban berselingkuh hingga terjadi pertengkaran di bulan Oktober 2007. “Tersangka emosi dan langsung mencekik leher korban hingga tewas,” ujarnya.
Guna menghilangkan jejak, Sulastri yang dikarunia 2 anak itu diseret ke belakang rumah yang disewanya dan memasukkan tubuh korban ke kolam dan ditutupi rongsokan besi.”
Tetangga dan kerabat korban yang menanyakan keberadaan Sulastri dijawab tersangka bahwa korban minggat dari rumah. “Anak korban dibawa tersangka guna diasuh kerabatnya,” imbuh Kasat.
Setelah beberapa bulan lamanya, JH telah berpindah rumah di kawasan Tembung dan berhasil menutup rapat-rapat misteri keberadaan isterinya.” Selama 6 bulan, tersangka masih datang sesekali di kawasan tersebut,” katanya.
Namun bau busuk kekejaman tersangka akhirnya terbongkar juga setelah mayat isterinya yang telah menjadi tengkorak ditemukan warga di hari pencoblosan Pilkada Gubsu 16 April 2008 lalu.
Setelah mayat korban ditemukan, esok harinya tersangka melarikan diri ke Pekanbaru dan akhirnya berpindah tempat ke Jambi dan bekerja sebagai sopir angkutan. Petugas Reskrim Poltabes MS yang melacak tersangka dengan tehnologi canggih berhasil menemukannya di Jambi dan langsung meringkusnya. “Tersangka masih dalam perjalanan ke Medan,” tegasnya. (M18/o)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.