Batas Wilayah Kota Tebing Tinggi dan Sergai Perlu Ditata
Tebingtinggi (SIB)
Usulan Pemerintah Kota Tebingtinggi untuk memperluas wilayahnya ke Pemerintah Pusat, yang hingga kini belum mendapat tanggapan, membuat beberapa tokoh pemuda dan aktivis LSM di kota itu angkat bicara perluasan wilayah.
Ketua DPD AMPI Tebingtinggi H.Syamsul Bahri kepada SIB Sabtu (3/5) mengatakan, penataan batas wilayah Kota Tebingtinggi dengan Kabupaten Sergai perlu untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat dan pemerataan pembangunan di berbagai sektor.
“Melihat kondisinya Kabupaten Sergai yang begitu luas dan wilayahnya yang terpencar-pencar membuat sebahagian warganya harus melintasi Kota Tebingtinggi untuk menuju kota kabupaten tersebut. Untuk itu sangat diperlukan penataan batas wilayah antara Kota Tebingtinggi dan Kabupaten Sergai dan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat Sergai yang daerahnya sangat jauh,†kata Syamsul Bahri yang juga anggota DPRD Tebingtinggi dari Fraksi Golkar itu.
Perlu diketahui, kata Syamsul Bahri,banyak keluh kesah yang dialami warga Sergai yang dalam melakukan aktifitas banyak berada di Kota Tebingtinggi, baik itu dari berbelanja, sekolah, dan berobat serta dan lain-lainnya dan sebaiknya daerah-daerah tersebut masuk dalam wilayah hukum Kota Tebingtinggi.
“Dengan adanya dasar itu alangkah baiknya untuk kemudahan-kemudahan dilakukan tata ulang luas dan batas wilayah yang besifat komprehensif serta harus dijauhkan egoisme dan sentimen kedaerahan, dan kita berbicara dari aspek wawasan nasional, yang tujuannya untuk kesejahteraan dan pemerataan pembangunan,†tegas Samsul.
Senada dengan itu, aktivis LSM di Tebingtinggi B Hasibuan, mengatakan, hendaknya Sergai secara kemanusian mau memberikan sebahagian wilayahnya yang berhampiran dengan Kota Tebingtinggi sehingga pelayanan publik dapat lebih merata dan mudah terkontrol.
“Untuk itu Pemko Tebingtinggi harus pro aktif melakukan pendekatan dengan Pemkab Sergai maupun ke Depdagri karena program perluasan daerah dengan menambah wilayah Kota Tebingtinggi hanya dari daerah Sergai lah yang bisa didapat, dan program ini dahulunya sangat didukung almarhum Gubsu T.Rizal Nurdin,†kata Hasibuan.
Sementara itu, tokoh pemuda Desa Paya Pinang Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Sergei, Sudar, sangat mendukung bila daerahnya masuk dalam wilayah hukum Pemko Tebingtinggi dengan alasan sangat dekat dengan Kota Tebingtinggi untuk keperluan urusan keperintahan dan lainnya.
“Kita sudah lama mendambahkan agar sebagian daerah Kabupaten Sergei masuk menjadi wilayah kota Tebingtinggi sehingga warga Sergei yang berdampingan dengan kota Tebingtinggi mudah mendapat fasilitas pemerintah dan kita siap saja mendukung program Pemko Tebingtinggi yang akan memperluas wilayahnya,†ungkap Sudar. (S14/o)




Komentar