Anggota TNI yang Melakukan Penembakan Warga di Langkat akan Ditindak
Langkat (SIB)
Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Arm Agus Sularso menegaskan dirinya akan segera menindak anggota TNI yang terbukti melakukan penembakan terhadap warga di Desa Perdamaian Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat beberapa hari lalu.
“Kita harus lihat dulu kasusnya. Kalau memenuhi unsur pidana pasti akan dipidanakan. Tapi kalau dikategorikan indisipliner atasannyalah nanti yang berhak menjatuhkan hukuman. Karena atasan bisa menjadi perwira penuntut perkara,†kata Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Arm Agus Sularso, Jumat (9/5) kepada wartawan saat melakukan kunjungan di rumah dinas bupati Langkat.
Pada kunjungan itu, Danrem beserta ibu dan rombongan disambut Wakil Bupati Langkat Drs H Yunus Saragih SE, Ketua DPRD Langkat H Syafruddin Basyir, Kapolres Langkat AKBP Drs Dodi Marsidi, Ketua Pengadilan Negeri Stabat Kamarulzaman SH, Kabag Humasy Pemkab Langkat Drs Iskandarsyah.
Sementara yang mendampingi Danrem 022/Pantai Timur dan Nyonya di antaranya, Kasi Ops Korem 022/PT Letkol Inf Teguh Wiyono, Dandim 0203/Langkat Letkol Inf Ahmad Dimyati, Ka Ajen Rem 022/PT Mayor CAJ J Samosir dan Dantim Intel Kapten Korem 022/PT Inf Nelson Hasibuan beserta nyonya masing-masing.
Kunjungan kerja Danrem 022/PT berserta rombongan ke Koramil 07/Stabat, Koramil 12/Gebang, Koramil 18/Brandan Barat dan Koramil 14/Besitang, dijadwalkan Danrem beserta rombongan melaksanakan sholat Jumat di kec. Besitang.
Yunus Saragih menyampaikan salam takzim Bupati Langkat Syamsul Arifin yang saat silaturrahim berlangsung sedang dalam penerbangan Jakarta - Medan. Bupati Langkat yang pada 16 Juni 2008 mendatang akan dilantik menjadi Gubsu, kata Yunus, menyampaikan selamat bertugas kepada Kolonel Arm Agus Sularso yang menjabat Danrem 022/Pantai Timur sejak 4 Februari 2008 lalu.
Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Arm Agus Sularso kepada wartawan menyampaikan komitmennya dalam melaksanakan tugas, tidak terkecuali dalam mengamankan wilayah perbatasan Langkat – NAD. Misalnya penyeludupan senjata sisa konflik GAM yang belum diserahkan kepada pemerintah, juga menyangkut peredaran ganja.
“Menyangkut masalah senjata, Kodim 0203 Langkat dalam pelaksanaan tugasnya telah beberapa kali menemukan senjata dimaksud. Sehingga kita harus terus waspada, karena tidak tertutup kemungkinan kasus seperti itu bakal terjadi lagi,†ujar Agus. (M27/q)




Komentar