Hotel GM
Print This Post Print This Post

Cina Akan Bebaskan Para Tahanan Tibet

Posted in Luar Negeri by Redaksi on Mei 9th, 2008

Dharamshala (SIB)
Cina menyatakan akan membebaskan para warga Tibet yang ditahan dan mengakhiri ‘pendidikan kembali’ dalam perundingan akhir pekan lalu di Shenzhen menyangkut kerusuhan yang menelan korban jiwa di ibukota Tibet, Lhasa.
“Kami mengimbau pembebasan para tahanan, untuk memungkinkan mereka yang cedera mendapat perawatan medis dan memberikan akses tanpa hambatan bagi para pengunjung termasuk media,” kata utusan itu Lodi Gyari dalam sebuah pernyataan, Kamis (8/5). “Kami juga menyerukan diakhirinya kampanye ‘pendidikan kembali patriotik’ yang sangat dibenci oleh warga Tibet,” kata Gyari.
Sementara itu tanggal putaran ketujuh perundingan resmi antara utusan Dalai lama dan Cina di Tibet akan segera ditentukan. Perundingan resmi itu menyusul pembicaraan tak resmi pekan lalu di selatan kota Shinzhen, perundingan pertama antara kedua pihak sejak pecahnya kerusuhan di Tibet Maret silam.
“Walau terdapat perbedaan terkait isu-isu penting, kedua pihak memperlihatkan keinginan mencapai kesepakatan,” jelas Gyari bersama rekannya kembali ke India untuk menyampaikan hasil pertemuannya dengan pejabat Cina kepada Dalai Lama.
Beijing bulan lalu menawarkan dialog terbuka terkait masalah Tibet, suatu langkah yang dilihat sebagai respon protes global atas tindakan keras Cina menghentikan kerusuhan di Tibet yang telah membuat marah dan malu kepemimpinan Cina menjelang pelaksanaan Olimpiade Beijing Agustus nanti.
Sementara itu, tim pendaki gunung Cina sudah membawa obor Olimpiade ke puncak Gunung Everest, yang terletak di perbatasan Tibet dan Nepal. Kini kirab obor ini akan memasuki Cina Selatan dan menuju Beijing, tempat penyelenggaraan Olimpiade Bulan Agustus nanti.
Pendakian obor Olimpiade ke Gunung Everest ini berjalan lancar dan pendakian umum memang ditutup sejak masa persiapan. BBC dari kaki Gunung Everest, Kamis (8/5) melaporkan langkah terakhir menuju puncak dimulai ketika langit masih gelap sekitar pukul 3 subuh.
Tim yang terdiri dari 12 pendaki dengan lampion yang dirancang khusus diikat ke punggung mereka mulai mendaki beberapa ratus meter dari kamp terakhir di Gunung Everest. Enam setengah jam kemudian mereka mencapai puncak. Dan nyala api dipindahkan dari lampion. Semua perjalanan itu disiarkan langsung di televisi.
“Kami sudah menyalakan obor di puncak dunia. Kami sudah menyalakan obor ini di puncak dunia untuk perdamaian dan harmoni,” kata pendaki. Lima pendaki kemudian memegang Obor dan dua diantaranya adalah perempuan Tibet. Cina berharap keberhasilan ekspedisi ini memberi nafas segar kepada Olimpiade yang ternyata tidak semudah yang diperkirakan. (AFP/BBC/WH/h)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.