usxii
Print This Post Print This Post

Kejagung Pimpin Rakor Kejaksaan se-Sumut di TB Silalahi Center

Posted in Berita Utama by Redaksi on Mei 8th, 2008

Tobasa (SIB)
Kepala Kejaksaan Agung (Kajagung) RI Hendarman Supandji dalam kunjungan kerjanya melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan seluruh jajaran Kejatisu yang diselenggarakan di convention hall TB Silalahi Center di desa Pagar Batu Kecamatan Balige, Kamis (8/5).
Hendarman Supandji bersama DR TB Silalahi, Kajatisu Gortap Marbun, para Kajari se Sumut, Bupati Tobasa Monang Sitorus, Bupati Tapteng Tuani Lumbantobing, Bupati Taput Torang Lumbantobing, Bupati Dairi Master Tumanggor, Wakil Bupati Humbahas Marganti Manullang, Dandim 0210/Taput Letkol P Marpaung, Kapolres Tapteng RS Poltak Silitonga SH dan Wakapolres Tobasa Kompol A Samosir lebih dulu menghadiri pertemuan dengan para siswa SMU Plus Soposurung sebelum memimpin Rakor.
Di hadapan para siswa SMU Soposurung, Kajagung RI Hendarman Supandji dalam petuahnya mengimbau para siswa tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat mencemarkan nama baik SMU Plus Soposurung, khususnya nama besar TB Silalahi. “Saya bangga bisa kenal dengan Bapak TB Silalahi yang selama ini saya anggap sebagai ompung, bapak, kakak. Saya juga bangga bisa kenal dengan para siswa SMU Plus Soposurung, ” katanya.
Dikatakannya seorang siswa tidak cukup hanya memiliki kepintaran namun harus mampu membangun jiwa dan membangun raganya. Selain itu seorang siswa harus memiliki watak jujur, karena orang yang berwatak jujur akan teguh hatinya serta berbudi pekerti luhur. “Orang yang berwatak jujur bisa menjadi orang yang sabar, dan orang sabar bisa menjadi orang yang berwatak ikhlas. Orang Tapanuli adalah orang berwatak jujur dan teguh hatinya sehingga berprinsip berani karena benar. Untuk itu janganlah menodai nama besar Bapak TB Silalahi,” ujar Hendarman kepada para siswa.
Kajagung RI juga bercerita tentang “Kantin Kejujuran” yang didirikannya di salah satu SMU di pulau Jawa yang berfungsi melatih para siswa menjadi manusia berwatak jujur. Jika para siswa tidak membayar dagangan yang dibelinya dan selalu mencuri barang dagangan di “Kantin Kejujuran” itu maka lambat laun kantin tersebut akan bangkrut dan hancur. Demikian pula dengan negara ini, jika kekayaannya yang begitu berlimpah ruah itu selalu dicuri maka negara ini akan hancur pula.
Kajagung juga menyinggung soal pariwisata yang saat ini mengalami kemerosotan yang disebabkan lemahnya keamanan serta sikap manusia Indonesia yang tidak bisa menyenangkan orang lain. Masyarakat pariwisata di Indonesia harus meniru sikap masyarakat Kamboja dan Yordania yang mampu bersikap menyenangkan orang lain sehingga kedua negara itu mampu hidup hanya dari sektor pariwisata. “Saya bangga melihat upaya Bapak TB Silalahi yang turut melestarikan budaya Indonesia, khususnya budaya Batak, yang dengan sendirinya akan menarik hati wisatawan,” ujar Kajagung seraya menambahkan bahwa kunker ini juga dalam rangka study banding dalam melaksanakan misi pemerintah untuk kesejahteraan.
Sebelumnya, DR TB Silalahi dalam pidato singkatnya mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar tetap melestarikan budaya bangsa. Salah satu misi TB Silalahi Center adalah melestarikan budaya dengan tujuan menarik wisatawan ke Kabupaten Tobasa. Pada kesempatan itu TB Silalahi mengucapkan rasa terima kasih kepada Kajagung RI yang menyempatkan diri melakukan kunjungan wisata di TB Silalahi Center.
Usai memberikan nasehat kepada para siswa SMU Plus Soposurung, selanjutnya Kajagung Hendarman Supandji menerima ulos, tunggal panaluan, piso halasan dan takkuluk tali-tali yang disematkan beberapa tokoh adat Batak. Kemudian Kajagung mengelilingi areal TB Silalahi Center guna menyaksikan beberapa Rumah Adat Batak dan benda peninggalan sejarah Batak. Kunjungan kerja Kajagung RI itu diakhiri dengan Rakor bersama seluruh jajaran Kejatisu. (T19/m)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.