unita
Print This Post Print This Post

Bertemu dengan Pak GM, 10-11 Mei Muswil III KAHMI Sumut

Posted in Berita Utama by Redaksi on Mei 7th, 2008

Medan (SIB)
DR GM Panggabean menerima panitia pelaksana Musyawarah Wilayah (Muswil) III Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) Sumut, Selasa (6/5), di kantor SIB Medan. Muswil III KAHMI tersebut akan digelar selama dua hari mulai Sabtu-Minggu (10-12/5) di Hotel Polonia Medan yang dibuka oleh Presidium Majelis Nasional KAHMI Dr Ir Abd Asri Harahap SE MM.
Panitia pelaksana Muswil III KAHMI Sumut yang beraudiensi dengan tokoh masyarakat DR GM Panggabean Selasa kemarin, yakni ketua Arwin Harahap MSi, yang juga dosen PTS, sekretaris Muazzul SH MHum (Pudek III Fakultas Hukum UMA), Ir Nelly Armayanti (Ketua KPUD Medan), dan Elvi Hadriany, saat ini aktif di Komisi Perlindungan Anak Sumut. Tujuan kedatangan Panitia menemui Pak GM untuk meminta saran-saran untuk suksesnya Muswil tersebut.
Dikatakan Arwin, Muswil akan diikuti 18 daerah kabupaten/kota di Sumut, sedangkan anggota KAHMI saat ini berjumlah sekitar 100 ribuan orang, 50 persen di antaranya berada di Medan yang terdiri dari berbagai profesi seperti birokrat, politisi, pengusaha, akademisi, wartawan dan lain-lain. Sedangkan anggota HMI mencapai 400 ribuan orang yang ada di 9 cabang HMI di Sumut, termasuk di 29 komisariat HMI di PTN/PTS di Medan.
Lebih lanjut dia jelaskan, Muswil bertujuan memilih 7 presidium KAHMI Sumut periode 2008-2013 dan merumuskan program kerja KAHMI lima tahun ke depan. “Kepemimpinan KAHMI bersifat kolektif sehingga keputusannya juga harus bersifat kolektif. Jadi pimpinan tidak bisa semena-mena membawa KAHMI kesana kemari,”terang Arwin seraya menambahkan, presidium KAHMI diberi kesempatan hanya dua periode.
Sejumlah nama kandidat kuat untuk duduk sebagai presidium, menurut dia, juga telah mencuat di kalangan anggota KAHMI. Seperti Direktur SDM PTPN IV Rusdi Lubis SH MMA, Ketua DPW PPP Sumut Fadly Nurzal, Rektor Unimed Drs Syawal Gultom MPd, Khairul Mahali, sedangkan dari kalangan perempuan ada guru besar USU Prof Dr Rita F Dalimunthe.
Sebelum digelar pemilihan presidium yang baru tersebut, lanjutnya, akan digelar diskusi publik pada hari Sabtu (10/5), yang bertajuk “Meretas Semrawut Pengembangan UMKM di Sumut.” Tampil sebagai pembicara Kepala Cabang BI Medan Dr Romeo Risal (Kacab BI Medan), Ketua Forda UKM Sumut Cahyo Pramono, Presidium Majelis Nasional KAHMI Dr Ir Abdul Asri Harahap SE MM, yang juga mantan Dirjen Kantor Pajak di Medan serta pelaku UKM di Medan.
“Visi KAHMI ke depan akan lebih banyak berperan untuk rakyat, salah satunya melalui UKM ini. Jadi kami berharap gagasan-gagasan bisa disiarkan media yang baik pula seperti SIB,”ucapnya.
Nelly Armayanti menambahkan, selain memilih 7 presidium KAHMI Sumut yang baru, Muswil sekaligus akan memilih presidium Forum Alumni HMI Wati (Forhati). Wadah perempuan HMI ini, kata dia, akan mengkader perempuan-perempuan HMI yang punya potensi sehingga dapat berkiprah di segala lini.
“Di KAHMI Sumut, pemilihan presidium Forhati baru pertama kali dilakukan. Namun, secara nasional dan di KAHMI Medan sudah terbentuk,”jelas Nelly menjawab pertanyaan Pak GM.
Kemudian Pak GM bertanya siapa presidium KAHMI Sumut yang periodesasinya telah berakhir. “Salah seorang presidium sebelumnya adalah Raden Syafi’i atau biasa dipanggil Romo,”jawab Arwin.
Begitu mendengar nama itu, yang juga Cawagubsu pada Pilgubsu lalu, Pak GM bertanya lagi, ”Apa KAHMI tidak mendukung beliau (Romo-red), maka dia kalah?” Spontan Arwin dan rombongannya tertawa mendengar pertanyaan Pak GM tersebut. Lalu Arwin pun menjawab, bahwa KAHMI adalah organisasi independen dan tidak terlibat langsung dalam politik praktis melainkan lebih mengedepankan peran-peran kemasyarakatan.
Dalam pertemuan itu, Pak GM juga mengungkapkan sejak dulu dia mengagumi sistim pengkaderan yang dilakukan HMI yang tokoh-tokohnya terkenal cerdas, berpendidikan bahkan militan.
Waktu Orde Baru juga, menurut Pak GM yang waktu itu menjadi anggota MPR 3 periode, Pak Harto banyak mengakomodasi kader-kader HMI menjadi Menteri atau di legislatif.Tentu yang di KAHMI yang merupakan senioren dari HMI, lebih andal lagi.
Sehubungan dengan itu Pak GM menanyakan, bagaimana pandangan KAHMI akan situasi bangsa dan negara kita sekarang dan masa depan.
Dalam satu hal, KAHMI dengan Pak GM sepakat, kepentingan rakyat banyak haruslah lebih dipentingkan.
Pak GM memuji, Panitia dalam Muswil ini mengangkat topik dialog soal pengembangan UKM, sebab menyangkut nasib rakyat banyak.
Pak GM menyambut baik, usul KAHMI Sumut untuk menjalin kerjasama dengan Harian SIB, “asal jangan kerjasama membuat negara Islamlah”, ujar Pak GM bercanda, yang membuat Arwin dkk-nya tertawa.
“Kita mengedepankan ke-Indonesiaan pak. Apalagi menyambut Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei nanti, kami terpikir bagaimana nasionalisme masyarakat bawah muncul kalau hidupnya susah, tidak bisa makan dan tidak bisa berusaha. Jadi kita mulai dengan dialog UKM ini,” papar Arwin.
Pak GM setuju dan menyarankan, apabila anggota KAHMI yang masih muda-muda dan cerdas, kelak menjadi pemimpin agar pertama-tama berpikir dan berbuat bagaimana supaya rakyat bisa makan, dan memberi kesempatan berusaha kepada rakyat kecil. “PKL jangan digusur, sebab siapa yang mau berdagang di kaki lima kalau bisa berdagang di tempat yang layak,”kata Pak GM.
Menurut pendapat Pak GM, sekarang ini seperti ada yang tak benar, kita mampu berbicara mengenai langit dan bumi dengan segala isinya, tapi tidak mampu membuat rakyat sejahtera, tidak mampu memperbaiki jalan-jalan yang rusak dan lain sebagainya. KAHMI harus merasa dirinya terpanggil untuk memperbaiki situasi ini, harap Pak GM.
Sebelum berpamitan, Arwin Harahap mendoakan agar Pak GM sehat-sehat dan SIB semakin maju. Ia juga mengundang Pak GM untuk hadir dalam acara Muswil tersebut. (M28/c)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.