Akbar: Kenakan Pajak Progresif pada Eksportir Pangan & Energi
Jakarta (SIB)
Seruan Kepala Negara pada kalangan pengusaha pangan dan energi untuk meringankan beban rakyat dari akibat krisis, harus cepat ditindaklanjuti pihak pemerintah. Jangan sampai seruan itu tinggal slogan kosong belaka.
Demikian diingatkan Akbar Tandjung, menanggapi pidato Presiden SBY di dalam Peringatan Milad ke-10 PKS di GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (4/5).
“Kalau sekadar imbauan saja belum tentu dipatuhi. Tapi kalo diikuti dengan langkah konsisten pemeritah, baru bisa berhasil,” ujar dia.
Menurut mantan Ketua DPR ini, tindak lanjut yang tepat adalah pengenaan pajak progresif kepada para eksportir komoditas pangan dan energi. Seperti batu bara dan kelapa sawit beserta turunannya yang belakangan dapat wind fall profit.
“Hasil pajak yang dinaikkan tadi untuk membantu warga miskin. Ini sesuai imbauan Bapak Presiden tadi agar yang kuat membantu yang lemah,” jelasnya.
Akbar juga mendukung ajakan untuk gerakan nasional berhemat. Namun pemerintah harus konsisten menerapkan program itu dengan terlebih dahulu melaksanakannya di jajaran eksekutif dan legislatif. “Sedangkan rakyat kan sudah banyak berhemat,” sambung mantan Ketum DPP Golkar ini. (detikcom/q)




Komentar