Untuk Memajukan Sektor Pariwisata di Sumut, Gubsu Harapkan Pemkab dan Pemko Dukung Tahun Kunjungan Wisata Indonesia 2008
Medan (SIB)
Gubernur Sumut Drs Rudolf M Pardede mengharapkan agar pemerintah kabupaten dan kota di Sumut berpartisipasi dan mendukung Tahun Kunjungan Wisata Indonesia 2008 (Indonesia Tourism and Travel Fair 2008) yang akan digelar 11-14 September di Jakarta.
Karena menurut Gubsu dalam kata sambutannya pada kegiatan road show ITTF, Selasa (29/4) di Tiara Convention Medan, dengan ikutnya Pemkab dan Pemko di Sumut dalam ITTF, akan membangkitkan kembali sektor pariwisata yang saat ini mengalami keterpurukan. Serta mengharapkan instansi terkait juga untuk peduli, mendukung dan berpartisipasi .
“Ini kesempatan bagi Sumut untuk memajukan pariwisata dan sebagai upaya untuk menumbuhkan dan membangkitkan minat wisatawan manca negara maupun domestik untuk mengunjungi Sumut,†ujarnya.
Saat ini tingkat kunjungan wisatawan ke Sumut dalam beberapa tahun ini menurun cukup tajam. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor di antaranya sarana dan prasarana yang kurang mendukung seperti banyaknya jalan yang rusak. Sehingga menyebabkan kalangan wisatawan yang akan berkunjung menjadi enggan berkunjung ke Sumut.
Tanggapan wisatawan setelah mengunjungi Sumut “bagus†namun disertai dengan ucapan “Capekâ€. Karena jarak tempuh ke daerah tujuan wisata yang cukup jauh disertai dengan buruknya jalan yang dilalui oleh wisatawan. Sehingga menyebabkan para wisman yang berkunjung ke suatu daerah tidak mampu lagi mengunjungi obyek wisata yang lainnya. Keadaan ini juga yang menyebabkan wisatawan lainnya yang ingin berkunjung ke Sumut membatalkan niatnya. Hal ini yang semakin memperburuk kondisi pariwisata di Sumut.
Namun ada hal yang cukup membanggakan bagi Sumut, dimana di beberapa daerah yang sudah ada landasan untuk mendarat bagi pesawat kecil. Hal ini sangatlah didukung untuk kemajuan pariwisata. Selain itu, masih banyaknya upaya perbaikan yang harus dilakukan oleh Pemkab dan Pemko seperti terhadap tempat/obyek-obyek wisata, peningkatan pelayanan dan sumber daya masyarakat sekitarnya daerah obyek/tujuan wisata.
Sehingga apabila infrastruktur sudah dibenahi dan adanya peningkatan dalam berbagai hal yang mendukung kelancaran sektor pariwisata, dipastikan Sumut akan kebanjiran wisatawan mancanegara maupun domestik.
Sementara itu menurut Ketua PHRI Pusat Yanti Sukamdi dalam pelaksanaan ITTF nantinya akan diikuti sekitar 300 pelaku bisnis yang bergerak di bidang industri pariwisata. Serta akan dihadiri oleh 150 buyer dari luar negeri, dengan target total transaksi US$ 10.000.000.
Diharapkan akan dapat lebih menggairahkan iklim pariwisata karena para peserta ITTF dapat melakukan corporate business deals maupun consumer retail deals atas produk jasa dan profesional mereka secara langsung kepada seluruh pengunjung dari dalam dan luar negeri.
Selain sebagai ajang untuk kekuatan potensi industri pariwisata nasional, ITTF juga merupakan wahana networking antar peserta dengan pengunjung sehingga secara efektif dapat dilakukan penjajakan kemitraan dan kesepahaman para pihak dalam membangun sinergi bisnis demi memajukan pariwisata Indonesia. (M21/d)




Komentar