Hotel GM
Print This Post Print This Post

Pemko Binjai Diimbau Agar Memberikan Kesempatan Beribadah dalam Suasana Kebebasan Kepada Warga HKBP Binjai Baru

Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on Mei 4th, 2008

Pematang Siantar (SIB)
Dosen Dogmatika STT HKBP P.Siantar , Pdt Dr Binsar Nainggolan di Kampus STT HKBP Jalan Sangnaualuh P.Siantar, Rabu (30/4) mengharapkan agar aparat Pemko Binjai memberikan kesempatan beribadah di dalam suasana kebebasan sesuai dengan amanat UUD-1945 bagi segenap warganegara yang bermukim di kota Binjai tanpa membeda-bedakan agama.
Hal itu disampaikan menanggapi pemberitaan SIB, Rabu (30/4) berjudul “Ribuan Warga Jaga Gereja yang Hendak Dirobohkan Pemko Binjai” dan sub judul “3 Bangunan Gereja di Binjai Tak Bisa Dibangun dengan Berbagai Dalih”. Sebab, katanya, kebebasan menjalankan ibadah merupakan salah satu hak asasi manusia seperti tertuang di dalam Deklarasi Universal tentang hak asasi manusia yang dirumuskan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) tahun 1948.
Dalam kaitan ini hendaknya Pemko Binjai secara arif mencegah/menunda usaha merobohkan bangunan Gereja HKBP Binjai Baru di Jalan Tembus Tandam Kelurahan Jati Makmur. Sebab, kalau bangunan rumah ibadah dirobohkan akan mengganggu kegiatan beribadah umat gereja, padahal bangunan rumah ibadah merupakan tempat dan sarana umat untuk mendekatkan diri kepada Allah Yang Maha Esa. Karenanya, rencana perobohan bangunan Gereja HKBP Binjai Baru tersebut harus dibatalkan dan supaya Pemko Binjai dapat memenuhi permohonan warga gereja tersebut harus dibatalkan untuk menyelesaikan bangunan gereja yang sudah rampung 70 persen dan sekaligus dapat mempermudah segala pengurusan proses persyaratan yang diperlukan dalam pendirian bangunan rumah ibadah.
Dikatakan, seandainya Pemko Binjai terus bersikeras merobohkan bangunan rumah ibadah tersebut, hal itu dapat menyinggung perasaan umat beragama dan sekaligus merupakan suatu tindakan “emosional”. Untuk itu diimbau agar Pemko Binjai senantiasa menjadi pengayom bagi setiap warganya di dalam menjalankan ibadahnya sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Sekaligus meminta kepada segenap anggota jemaat HKBP Binjai Baru untuk tetap tenang, tabah dan tidak mau terpancing bertindak emosional menghadapi cobaan ini. Sebab, seperti tertulis dalam 2 Timotius 3,12 menegaskan “Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Yesus Kristus akan menderita aniaya”.
Untuk itu setiap anggota jemaat HKBP Binjai Baru perlu menunjukkan sikap kasih kepada sesama manusia/orang. Sebab, inilah hakekat pengajaran Tuhan Yesus supaya umat-Nya bahkan harus dapat mengasihi musuh seperti tertulis dalam Alkitab Injil “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu”(Matius 5,44).
Untuk itu agar orang-orang percaya/orang kristen tetap mempertahankan iman dengan teguh, namun senantiasa dalam kerangka melaksanakan kasih bagi sesama manusia. Sebab, prinsip Tuhan Yesus adalah “perlawanan tanpa melakukan kekerasan”dan prinsip ini juga hendaknya dapat diterapkan warga gereja dalam mempertahankan bangunan Gereja HKBP Binjai Baru jangan sampai dirobohkan aparat Pemko Binjai, kata Pdt Dr Binsar Nainggolan . (S1/p)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.