Surya Tour
Print This Post Print This Post

KPK dan BPK Periksa Kas dan Bagian Sosial Pemko Siantar

Posted in Berita Utama by Redaksi on April 30th, 2008

Pematangsiantar (SIB)
Hampir luput dari pantauan wartawan, 6 (enam) orang penumpang mobil Kijang Krista biru BK 145 NR dan mobil Avanzah Silver BK 1486 HU ternyata tim dari KPK (Komisi Pemberantas Korupsi) dan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), untuk memeriksa Bagian Bina Sosial dan ruangan Kas Daerah Pemko Pematangsiantar, Selasa (29/4) sekitar Pukul 11.00 WIB.
Kepastian hadirnya tim audit investigasi BPK tersebut diketahui dari salah seorang PNS di lingkungan Pemko Pematangsiantar. Saat itu terlihat, tim KPK dan BPK yang berjumlah 6 orang tersebut sedang menggeledah ruangan kas daerah. Tak satupun PNS maupun pegawai honor terlihat berada di dekat tempat pemeriksaan, ketika tim IT (Informasi Tekhnologi) dari KPK menggeledah komputer kerja yang biasa dipakai Pemegang Kas Daerah Tioria Br Napitu. Keberadaan anggota IT KPK dalam Tim audit investigasi BPK disebut sebut untuk membantu audit investigasi yang sedang dilakukan BPK terkait penggunaan dana bantuan sosial tahun 2007 di Bagian Bina Sosial Pemko Pematangsiantar.
Sebelum melakukan pemeriksaan ruangan Kas Daerah, tim audit investigasi BPK tersebut lebih dahulu memeriksa Bagian Bina Sosial. Bahkan sempat beredar informasi, kalau kegiatan administrasi di bagian sosial dibekukan (di lak) tim BPK. Namun hal pembekuan itu dibantah Kabag Bina Sosial Risfani Sidauruk kepada wartawan.
Usai menggeladah bagian dari Sekretariat Pemko Pematangsiantar, Pukul 16.10 WIB mobil Avanzah Silver BK 1486 HU bergerak mundur mendekati bagian depan ruangan Kas Daerah. Lima menit kemudian, terlihat 6 orang tim audit investigasi BPK, keluar dari ruangan Kas Daerah. Namun sebelumnya, satu buah peti berwarna hitam, diduga berisi berkas dan copian file dari folder komputer diangkut dari ruangan Kas Daerah dan dimasukkan ke dalam mobil Avanzah tersebut.
Menurut salah seorang pejabat Pemko Pematangsiantar, kehadiran tim audit investigasi BPK tersebut berdasarkan pengaduan salah seorang masyarakat beberapa waktu yang lalu ke BPK. Hingga kini, Tim audit itu sudah satu bulan berada di kota Pematangsiantar untuk melakukan investigasi lapangan. Dalam investigasi lapangan, mereka (tim audit) mempertanyakan secara langsung kepada penerima dana bantuan sosial melalui kelurahan kelurahan.
Sedangkan mengenai keikutsertaan anggota KPK di dalam audit, pejabat tersebut mengatakan anggota KPK itu berasal dari anggota IT di KPK. Keberadaan mereka, untuk mencari informasi dari komputer kerja di Kas Daerah. Bahkan, Tim IT KPK itu dapat mengambil data yang sudah lama dihapus di komputer.
Plh Sekda kota Pematangsiantar Drs James M Lumbangaol yang sedang berada di Jakarta kepada SIB melalui ponsel hanphone, Selasa (29/4) mengatakan mengakui kedatangan Tim BPK dan bukan Tim KPK ke Sekretariat Pemko P Siantar untuk meminta data-data yang lazim dilakukan oleh BPK. Permohonan meminta data-data oleh BPK bukan suatu yang luar biasa, ujarnya. (S5/e)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.