Ithochu Corporation dan Medco Energi Mulai Pembangunan PLTP Sarulla Juli 2008
Tarutung (SIB)
Menindaklanjuti rencana pembangunan PLTP Sarulla, maka Bupati Taput Torang Lumbantobing didampingi Kepala Bappeda Saul Situmorang SE MSi dan Kadis Perindagtamben Baginda Hutabarat MM melakukan pertemuan dengan Ithochu Corporation dan Medco Energi, Senin 21 April 2008 di Hotel Nikko Jakarta.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung Persiden Direktur (Presdir) Ithochu Indonesia Yasuo Ichimura, General Maneger Plant Project Hiroyuki Otomo, Senior Advisor Ithochu Indonesia Herbet Lubis dan General Maneger PLTP Sarulla Project Encep Sutisna dari Medco Energi.
Kepala Bappeda Saul Sitrumorang kepada wartawan di Tarutung, Jumat (25/4) menginformasikan, pertemuan tersebut memutuskan beberapa poin yang sangat mendesak sekaitan pembangunan PLTP Sarulla yaitu masalah topographic survey dan soil investigasion harus sudah selesai bulan Mei ini. Selanjutnya bulan Juni pihak konsorsium sudah akan melakukan mobilisasi alat-alat berat RIG dan mulai bulan Juli RIG tersebut sudah akan dioperasikan/dipasang.
Namun sebelumnya masalah Land Acusision (pembebasan dan penuntasan lahan) sudah harus diselesaikan oleh tim terpadu dari Pemkab Taput dan pihak konsorsium sebab pada waktu pelaksanaan eksplorasi oleh PT Pertamina, PT PLN dan PT Unocal North Sumatera Geothermal sebagai pelaku kontrak operasi bersama masih ada lahan yang belum dibayarkan kepada pemilik tanah. Selain itu, karena masih ada pembebasan lahan untuk kepentingan penanaman pipa dari Sil I ke Sil II menuju Namora Langit sepanjang 1,4 km lebar 15 meter.
Demikian juga untuk pembangunan Power Plant di Silankitang, konsorsium masih membutuhkan lahan seluas 2,5 ha. Untuk jaringan instalasi menghubungkan Sil I ke Sil II sepanjang 20 km, jaringan tersebut membutuhkan pembangunan tapak tower sebanyak 50 unit 15 x 15 meter pertapak dan pembangunan fasilitas perumahan pegawai dibutuhkan lahan seluas 2 ha sampai 5 ha. Khusus untuk pembebasan ini pihak konsorsium menyerahkan sepenuhnya kepada Pemkab Taput.
Masalah Surat Izin Pemanfaatan Air (SIPA) untuk kebutuhan pengeboran secara sirkulasi melalui pipa 3,5 inci sepanjang 2 km dari sungai Batang Toru yang disewa selama 3 -4 bulan, pihak konsorsium juga meminta kepada Bupati Taput supaya bersedia memfasilitasi pembentukan tim terpadu antara Pemkab Taput dengan pengembang melaksanakan pembebasan lahannya.
Keputusan lain dari pertemuan tersebut, dalam persiapan pelaksanaannya pihak Ithochu dan konsorsium setuju bahwa kegiatan konservasi lingkungan di sekitar PLTP Sarulla akan diutamakan. Terkait masalah perizinan meminta kepada bupati supaya sesegera mungkin merekomendasikan SIPA kepada Gubernur. Demikian juga masalah izin lain kewenangan dari Pemkab Taput supaya pengurusannya dilakukan secara cepat.
Tindak lanjut dari pertemuan di Jakarta itu disepakati melakukan pertemuan khusus 4 Mei di Tarutung atau Base Camp Silangkitang dengan mengundang tim terpadu, PT Pertamina Pesero, PT PLN dan Medco konsorsium, untuk membahas pembebasan lahan dan program kerja untuk selanjutnya akan dibawa kepada pemilik tanah.
Menyikapi hal itu, Pemkab Taput sudah melakukan rapat yang dipimpin Sekdakab Drs Sanggam Hutagalung MM membahas kesiapan dan dukungan Pemkab terhadap lanjutan pembanguan PLTP Sarulla khususnya masalah SIPA dan pembebasan lahan yang belum dibayar.
Sekaitan dengan keputusan pertemuan tersebut, Bupati Taput Torang Lumbantobing menghimbau masyarakat supaya mendukung kelanjutan pembangunan PLTP Sarulla, khususnya para pemilik tanah dapat berpikir jernih karena untuk kepentingan bersama dan peningkatan ekonomi. Diharapkan masyarakat pemilik tanah jangan mempersulitnya. “Anggaplah pemberian tanahnya itu demi pembangunan daerah ini. Demikian juga kepada masyarakat lainnya, supaya tetap menjaga kekondusifan daerah ini dan tetaplah bersikap ramah. Kalau investor nantinya merasa tidak nyaman kemungkinan besar akan menarik investasinya dari daerah ini. Pada hal ini sudah lama kita nanti-nantikan,†pintanya. (PR3/g)




Komentar