Hotel GM
Print This Post Print This Post

Garuda Indonesia Beijing Khawatirkan Penurunan Wisatawan China Selama Olimpiade

Posted in Pariwisata by Redaksi on April 27th, 2008

Beijing (SIB)
Garuda Indonesia Beijing mengkhawatirkan kemungkinan terjadi penurunan jumlah wisatawan China, khususnya Beijing, ke Indonesia selama Agustus terkait dengan pelaksanaan Olimpiade 2008.
“Kita mengkhawatirkan pada Agustus 2008 selama penyelenggaraan Olimpiade, masyarakat Beijing akan memilih tinggal di kota untuk menyaksikan pertandingan untuk mendukung tim tuan rumah,” kata GM Garuda Indonesia Beijing, Pikri Ilham K, di Beijing, Rabu.
Ia mengatakan, dari pengamatan sementara menunjukkan bahwa masyarakat China, khususnya Beijing, tidak akan melakukan bepergian ke luar negeri untuk berwisata karena mereka akan lebih fokus menyaksikan sejumlah pertandingan dan mendukung tim China melakukan pertandingan.
“Itu yang kita khawatirkan sekarang. Kita sedang mencari kira-kira kecenderungan masyarakat dan pasar kemana selama olimpiade, meskipun itu masih kemungkinan,” katanya.
Adanya kekhawatiran masyarakat Beijing tidak melakukan kunjungan wisata, tidak saja hanya terjadi ke Indonesia, tapi juga ke sejumlah negara lain.
Meski demikian, ia juga memperkirakan bahwa kemungkinan besar masyarakat Beijing tidak akan melakukan perjalanan wisata hanya pada saat acara pembukaan olimpiade pada 8 Agustus, dan acara penutupan pada 24 Agustus.
“Tapi selain kedua cara itu, yaitu selama pertandingan berlangsung, kemungkinan masyarakat Beijing tetap ada yang melakukan perjalanan wisata ke luar negeri,” kata Pikri. Sementara mengenai minat masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan Olimpiade 2008 di Beijing, Pikri mengatakan antusiasnya sangat tinggi dan bahkan pada 7 Agustus, satu rombongan dari Indonesia akan datang ke Beijing menggunakan pesawat Garuda jenis Airbus.
“Satu rombongan asal Indonesia yang akan datang ke Beijing itu sudah pasti. Kalau penumpang dari Jakarta ke Beijing selama olimpiade cukup banyak. Tapi yang kita khawatirkan adalah dari Beijing ke Jakarta,” katanya.
Mengenai kinerja Garuda Indonesia Beijing dalam tiga bulan pertama 2008, ia mengatakan cukup bagus mengingat tingkat isian penumpang (load factor) mencapai 86 persen dengan total jumlah penumpang yang diangkut lebih enam ribu orang, untuk jalur Beijing-Jakarta.
“Kita tetap optimis target 22 ribu penumpang selama 2008 yang diangkut oleh Garuda Indonesia untuk Beijing-Jakarta bisa tercapai,” kata Pikri.
Garuda Indonesia melayani penerbangan jalur Beijing-Jakarta tiga kali seminggu dan lonjakan penumpang terbanyak adalah pada saat liburan sekolah, yaitu Juni dan Juli disamping terjadi pada saat liburan nasional di Indonesia maupun di China. (Ant/m)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.