stmiksmxii
Print This Post Print This Post

Warga Cina Demo di Berbagai Negara Eropa dan AS Dukung Olimpiade

Posted in Luar Negeri by Redaksi on April 21st, 2008

Paris (SIB)
Seolah-olah menandingi aksi-aksi demo anti-Cina, aksi demo pro-Cina kian marak digelar belakangan ini. Setelah aksi demo menentang kemerdekaan Tibet digelar di negara sendiri, Sabtu (19/4) ribuan warga Cina juga menggelar aksi unjuk rasa di Paris, Inggris, Berlin dan AS untuk mendukung Olimpiade Beijing dan menentang penyimpangan liputan media tentang perjalanan obor Olimpiade serta kerusuhan di Tibet yang terjadi belum lama ini. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Minggu (20/4).
Di Los Angeles, lebih dari 5.000 orang berkumpul di luar kantor penyiaran CNN di Hollywood dalam sebuah demo memprotes salah seorang komentator saluran berita dunia itu, Jack Cafferty yang menggambarkan CIna sebagai “sekumpulan orang dungu dan pencoleng.” CNN sendiri telah meminta maaf atas komentar yang dikeluarkan pada 9 April lalu itu dan mengatakan pernyataan itu ditujukan kepada pemerintah Cina bukan rakyatnya. Namun komentar itu sudah terlanjur menambah deret kemarahan warga Cina di seluruh dunia menyusul aksi protes sepanjang berlangsungnya perjalanan Obor Olimpiade di sejumlah negara.
Di Paris, polisi memperkirakan sekitar empat ribu mahasiswa dan warga Cina berkumpul di Place de La Republique di ibukota Prancis. Para pengunjuk rasa itu mengenakan kaos oblong bertuliskan “One China, One family” (Satu Cina, satu bangsa) dan memprotes media Barat. Mereka datang dari berbagai penjuru Prancis dan meneriakkan “Beijing Olympic Games!” serta “Go Beijing!”. Para pengunjuk rasa itu juga membentangkan sehelai spanduk bergambar para atlet Cina yang membawa obor Olimpiade di Paris pada pekan lalu.
Lebih dari seribu orang, sebagian besar mahasiswa, juga berkumpul di luar kantor BBC di Manchester, barat laut Inggris, sedangkan sekitar 300 lainnya berdemonstrasi di Houses of Parliament (gedung parlemen) di London. Beberapa ratus aktivis pro-Cina juga berdemonstrasi di Potsdamer Platz, Berlin, dengan membentangkan spanduk bertuliskan antara lain “Media = kebohongan”, dan “Olimpiade Cina, satu dunia, satu impian.”
Protes itu terjadi lebih dari sepekan setelah perjalanan obor Olimpiade di Paris dan London diganggu oleh aktivis pro-Tibet. Pemimpin Inggris dan Jerman telah mengatakan mereka tidak akan menghadiri upacara pembukaan Olimpiade. Selain itu, Presiden Prancis Nicolas Sarkozy sedang mempertimbangkan untuk mengikuti langkah tersebut.
Protes Anti Prancis Kembali Pecah
Sementara itu, Cina berusaha menenangkan warganya yang berunjukrasa memperlihatkan dukungan kepada pemerintah dengan meminta rakyat Cina untuk tenang dan berpikir rasional dalam menghadapi protes terhadap retailer Prancis, Carrefour, dan jaringan televisi AS, CNN, yang meluas ke berbagai kota di seluruh negeri. Sementara itu, ruang chating di Internet dipenuhi dengan tuduhan bahwa Carrefour, walau telah membantah, mendukung pemerintahan pengasingan pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama.
Lebih dari 1.000 orang berunjukrasa di depan Carrefour di Xi’an sambil membawa spanduk bertuliskan “Menentang Kemerdekaan Tibet,” “Go China,” dan “Kecam CNN,” seperti dilaporkan kantor berita resmi, Xinhua dan dilansir Associated Press, Minggu (20/4). Demonstrasi juga pecah di timur laut kota Harbin dan Jinan.
Sedangkan di halaman pertama editorial harian People’s Daily, menyerukan warga Cina mendukung patriotisme. “Sebagai warga negara, kita bertanggung jawab mengungkapkan antusias patriotik kita dengan tenang dan rasional,” tulis harian itu.
“Ini gerakan patriotik di mana warga ingin CNN dan Carrefour meminta maaf. Kami menentang kemerdekaan Tibet dan Taiwan. Kami juga menentang Olimpiade Beijing dipolitisasi,” jelas seorang pemrotes, Wang Zheng kepada AFP melalui telepon.
Sebelumnya pimpinan retailer Carrefour dalam wawancara yang dipublikasikan hari Minggu (20/4) membantah mendukung Dalai Lama. “Saya menentang keras tuduhan-tuduhan tersebut yang tidak beralasan. Baik secara langsung atau tidak langsung, Carrefour tidak mendukung politik atau agama,” ungkap ,” Chairman Carrefour, Jose Luis Duran seperti dikutip harian mingguan, Journal du Dimanche. Lebih lanjut, Duran menyatakan dirinya tidak bangga atas insiden yang terjadi saat pawai obor di Paris dua pekan lalu.
TIBA DI KUALA LUMPUR
Sementara itu, perjalanan Obor Olimpiade pada Minggu pagi tiba di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, di tengah-tengah ketatnya keamanan setelah sebelumnya aksi-aksi demontsrasi menerbitkan ketakutan-ketakutan Malaysia bahwa orang-orang asing mungkin akan mengganggu jalan pawai obor beranting itu 21 April.
Obor, yang dikawal oleh keamanan Cina itu, tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur dengan pesawat cater pada sekitar pukul 02:19 dari Thailand. Simbol Olimpiade Beijing 2008 itu menyinggahi Asia dalam lawatannya keliling dunia, yang sejauh ini sebagian besar tidak mengalami kesulitan setelah terjadinya aksi-aksi protes di Eropa dan Amerika Serikat, pada awal bulan ini.
Dua pejabat Olimpiade Malaysia turut bergabung dengan Dutabesar Cina untuk menyambut pesta obor tersebut, kata para saksimata. Obor itu sekarang ditempatkan di suatu tempat rahasia sebelum ditampilkan di depan umum pada hari ini, Senin (21/4) untuk persinggahan di Malaysia.
Sekitar 300 mahasiswa Cina yang belajar di Malaysia menyambut kedatangan obor Olimpiade di bandara bersama dengan perwakilan dari Dewan Olahraga Nasional dan polisi, ungkap pernyataan dari Dewan Olimpiade Malaysia. “Malaysia memanfaatkan kesempatan ini untuk mengulangi kembali bahwa Olimpiade Beijing seharusnya tidak dipolitikkan dan tetap yakin Olimpiade Beijing akan berlangsung sukses,” jelas Menteri Luar Negeri Rais Yatim dalam sebuah pernyataan.
Pihak kepolisian Malaysia telah meningkatkan keamanan untuk pawai obor beranting tersebut, meskipun para pejabat Olimpiade setempat merasa khawatir bahwa ada para pelaku protes asing yang akan berusaha mengganggu peristiwa tersebut. Pasukan-pasukan khusus akan mengawal pawai obor tersebut dan sejumlah petugas polisi akan menyertai selama menempuh rute sepanjang 16,5 kilometer. Sekitar 600 sampai 1.000 orang akan turut dalam pawai obor itu, kata Kumaran.
Tokoh-tokoh setempat dan kalangan selebritis berada di antara 80 penunjang pawai obor itu, yang akan dibawa dari Stadion Kemerdekaan di jantung Kuala Lumpur ke gedung kembar Petronas yang dianggap sebagai kebanggaan ibukota, dalam arak-arakan selama empat jam.
Sementara itu, Dewan Budha Malaysia Vajrayana mengadakan acara persembahyangan pada hari Minggu untuk menyeru bagi lancarnya pawai beranting obor tersebut, dan bagi perdamaian Olimpiade. Pawai obor beranting Asia ini akan termasuk singgah di India, Thailand, Malaysia, Indonesia, Australia, Korea Selatan, Jepang, Vietnam dan kemudian menuju Cina.
Kuil Budha Jepang Dicoret-coreti
Dalam perkembangan lainnya, suatu tindakan tidak terpuji dilakukan orang tak dikenal terhadap sebuah kuil Budha Jepang menyusul penolakan kuil itu menjadi tuan rumah obor Olimpiade. Kantor berita NHK, Minggu (20/4) melaporkan Kuil Zenkoji di kota Nagano dicoret-coreti dengan lukisan.
Kejadian itu terjadi sehari setelah kuil berusia 100 tahun itu menarik diri dari pawai obor karena merasa simpati dengan pemrotes Tibet. Lukisan yang digambar dengan semprotan warna itu ditemukan pada Minggu pagi di enam titik di aula utama Kuil Zenkoji.
Polisi Nagano saat ini sedang menyelidiki apakah insiden itu ada kaitannya dengan keputusan kuil menarik diri dari pawai obor Olimpiade. Kuil Zenkioji awalnya dijadikan titik pertama parade obor di Jepang 26 April nanti. Namun para pejabat di kuil itu memutuskan menarik diri karena alasan keamanan dan rasa simpati kepada pemrotes Tibet. (Ant/AP/AFP/JL/WH/c)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.