Kepala Ustad Dipenggal, Dibuang ke Sumur
Purwakarta (SIB)
Seorang pemuda bengis memenggal kepala ustad penunggu musola di Kp Cigeol, Desa Sukamanah, Kec Bojong, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (8/4). Warga menemukan mayat Ustad Eman (60), di dalam musola tanpa kepala dan tangan kanan serta usus terburai.
Peristiwa mutilasi tersebut sontak menggegerkan masyarakat Kampung Cigeol. Pasalnya, pelaku Danny (22) usai membantai sang ustad diketahui menenteng golok yang masih berlumuran darah segar sambil berjalan di tengah kampung. Hal itu menyakinkan warga bahwa pemuda Danny telah membunuh seseorang di kampung tersebut. Sejumlah warga menelusuri ceceran darah hingga mengarah ke musola.
“Saat melintas dekat musola saya melihat tubuh manusia berlumuran darah. Dari sanalah awal kecurigaan,†ungkap Lili, warga yang pertama kali menemukan mayat sang ustad.
Warga memastikan bahwa onggokan mayat itu adalah Ustad Eman, penunggu musola. Warga melaporkan peristiwa itu kepada petugas Polres Purwakarta.
Ceceran Darah
Sejumlah petugas Reskrim Polres Purwakarta dan Polsek Bojong melakukan identifikasi. Petugas mencari potongan kepala dan tangan kanan. Petunjuk berupa ceceran darah mengarah ke sumur berjarak 10 meter dari musola. Di sumur tua ini, petugas menemukan potongan kepala dan tangan.
Pelaku sulit dicari karena sudah membaur dengan massa yang datang menyaksikan penemuan mayat ustad. Namun berkat informasi dari sejumlah warga, petugas akhirnya mengamankan seorang pemuda yang dicurigai sebagai pembunuh.
Warga meyakini bahwa Danny yang baru pulang dari rumah sakit jiwa sebagai pembunuh. Danny digiring ke Mapolres Purwakarta sedangkan mayat korban dilarikan ke RSUD Bayu Asih untuk divisum.
Kapolres Purwakarta, AKBP Sufyan Syarif didampingi Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Iwan Ridwan Saleh mengatakan, pihaknya masih menyelidiki motif di balik pembantaian korban. Dugaan sementara, aksi dilakukan karena pelaku mengalami kelainan jiwa.
“Tersangka akan kita observasikan ke rumah sakit jiwa apakah positif menderita kelainan jiwa atau pura-pura,†terangnya.
Pesta Miras
Pada tempat terpisah, Polsek Patokbeusi, Subang juga meringkus dua warga diduga pelaku pembunuhan pengunjung tempat hiburan malam di jalur pantura. Jalan Prapatan Kondang, Kec Patokbeusi, Subang, Senin (6/4). Keduanya diringkus saat bersembunyi dalam kamar di rumah seorang pelaku di Kec Patokbeusi.
Menurut keterangan, aksi pembunuhan itu terjadi Minggu (5/4) dipicu gara-gara korban kurang membayar minuman keras selepas pesta miras di Rumah Makan (RM) Citarasa. Saat itu, korban Riki Budiarto (25) warga Dawuan, Kec Cikampek, Karawang dan seorang temannya, berkunjung ke RM Citarasa lalu memesan beberapa botol miras.
Kapolsek Patokbeusi AKP Udi Sopandi, mengatakan, kedua pelaku berinisial Hen (21) anak pemilik RM dan Den (24) warga Kp Karang Mulyai, Karawang kini ditahan di Mapolsek Patokbeusi. (PK/g)




Komentar