Hotel GM
Print This Post Print This Post

Serikat Pekerja PTPN II Siap Jaga Aset dan Bela Karyawan

Posted in Medan Kita by Redaksi on Maret 31st, 2008

Medan (SIB)
Jajaran serikat pekerja di PTPN II menyatakan siap menjaga dan mempertahankan aset serta membela kepentingan karyawan dalam melakukan aktivitas kerja di lapangan.
Demikian Ketua Umum Serikat Pekerja Perkebunan (SP-BUN) PTPN II, Ir. M. Idris Nasution dan Ketua Umum Serikat Pekerja Merdeka (SPM) PTPN II, Josem Ginting SH kepada wartawan, Minggu (31/3) di Medan menanggapi aksi demo yang dilakukan sekelompok massa yang mengatasnamakan dari Koperasi Juma Tombak di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Tanjung Morawa, persisnya di sekitar kawasan Kantor Direksi PTPN II, Jumat (28/3) lalu.
Menurut Idris dan Josem, aksi demo yang dilakukan massa dari Koperasi Juma Tombak sangat mengganggu para pengguna jalan dan meresahkan masyarakat. “Aksi mereka tak jelas tujuannya dan sangat mengganggu masyarakat pengguna jalan. Kan aneh, melakukan demo di luar jam dinas dan disaat kantor tutup. Ini jelas sangat meresahkan masyarakat, termasuk karyawan PTPN II yang melintasi kawasan tersebut, kata mereka.
Pihak serikat pekerja PTPN II mensinyalir, aksi demo yang dilakukan sekelompok massa yang mengatasnamakan Koperasi Juma Tombak diprovokasi pihak tertentu untuk menciptakan iklim instabilitas di Sumut, khususnya di lingkungan PTPN II.
Untuk itulah, selaku induk organisasi para pekerja di lingkungan PTPN II, mereka berharap aparat terkait mengusut tuntas aktor intelektual di balik aksi demo tersebut.
Lebih lanjut, Idris Nasution mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu murahan yang dikembangkan oknum-oknum tertentu untuk memprovokasi masyarakat.
Dia menambahkan, sejumlah konflik di lapangan antara karyawan perkebunan dan masyarakat umum terkait persoalan lahan telah banyak memakan korban dari pihak karyawan PTPN II seperti di Kebun Gohor Lama, Kebun Air Tenang, Kebun Limau Mungkur dan sejumlah kebun-kebun lain.
“Saya ingatkan kepada para karyawan untuk tidak takut melakukan pekerjaan. Kita bekerja untuk kepentingan perusahaan yang notabene milik pemerintah. Lindungi aset negara yang diamanahkan kepada kita, jika terus diganggu dan dihalang-halangi saat melakukan pekerjaan bila perlu lakukan perlawanan. Kami dari pihak serikat pekerja akan tetap melindungi karyawan, tegas Idris lagi.
Sementara, Josem Ginting mengajak seluruh karyawan PTPN II untuk merapatkan barisan melakukan perlawanan terhadap pihak-pihak yang merugikan perusahaan. Mari kita jaga aset perusahaan dari tindakan oknum-oknum tertentu yang ingin merusak citra PTPN II, tambahnya.
Dalam kaitan ini, kedua petinggi serikat pekerja PTPN II menginstruksikan kepada seluruh jajaran basis, unit, cabang dan anggota serikat pekerja PTPN II untuk mengantisipasi dan menghadapi segala bentuk gangguan yang dilakukan pihak lain yang bertujuan merugikan perusahaan.
“Kami akan melakukan perlawanan kepada pihak manapun dengan mengerahkan ribuan karyawan apabila nantinya ada pihak-pihak tertentu yang berusaha mengambil aset PTPN II, tegas mereka. (M10/e)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.