stmiksmxii
Print This Post Print This Post

Kerusakan Jalan dan Jembatan di Sumut Akibat Lemahnya Pengawasan Proyek

Posted in Medan Kita by Redaksi on Maret 31st, 2008

Medan (SIB)
Kerusakan jalan yang cukup parah di Sumut cukup memprihatinkan. Padahal alokasi dana proyek untuk sarana jalan dan jembatan cukup besar setiap tahun, ternyata tidak mampu bertahan lama.
Proyek pembangunan jalan dan jembatan di beberapa wilayah di Sumut, seperti jalan Propinsi Dolok Sanggul ke Tanah Karo dan Deli Serdang, baik melalui dana APBN maupun APBD yang bertujuan untuk terciptanya kelancaran ekonomi kerakyatan di daerah ini, ternyata tidak terwujud sebagaimana mestinya, karena kualitas proyek tidak sesuai dengan bestek. Akibatnya dalam waktu relatif singkat proyek yang dibangun tersebut sudah rusak parah.
Hal itu dikemukakan Ketua DPD PNI Massa Marhaen Sumut, Jupiter R Tamba, yang juga sebagai Presiden LSM.P3.KKN-JN (Pemuda Pelopor Pemberantas Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Judi dan Narkoba) kepada wartawan di Medan belum lama ini. Dia prihatin atas kerusakan sarana jalan dari Dolok Sanggul ke Tanah Karo sampai Deli Serdang.
Dia berharap, fungsi pengawasan proyek harus semakin ditingkatkan, agar mutu proyek dapat terjaga, serta proyek dilaksanakan sesuai ketentuan sehingga daya tahan proyek dapat terjamin.
Pihaknya selaku Presiden LSM.P3.KKN-JN yaitu salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat yang berperan membantu pemerintah untuk memberantas praktek KKN di negeri ini, terus giat melakukan monitoring di lapangan terhadap kinerja pemerintah, termasuk pelaksanaan berbagai proyek di daerah ini.
Sesuai temuan di lapangan, hampir seluruh proyek masih belum memenuhi aturan bestek yang telah ditetapkan. Hal ini mengakibatkan, hampir setiap bulan terjadi kerusakan jalan di Sumut dan tidak terlihat adanya upaya pemeliharaan. Dia berharap agar oknum pejabat yang diberi kepercayaan untuk menangani proyek pembangunan jalan, jembatan dan gedung demi kepentingan masyarakat, hendaknya memiliki kepedulian terhadap kualitas proyek yang dibangun, sekaligus memiliki sikap keterbukaan terhadap berbagai elemen masyarakat yang menyampaikan saran maupun kritik demi terciptanya pembangunan. Demikian pula kontraktor, jangan terlalu serakah mengejar untung.
Jaga dan peliharalah kepercayaan pejabat pemberi proyek, kerjakanlah sesuai aturan main, karena dana proyek itu adalah uangnya rakyat dan untuk rakyat juga, tegas Jupiter mengingatkan.
Dia juga memberi pujian terhadap beberapa Kabupaten yang baru mekar dari Kabupaten induknya. Seperti Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Serdang Bedagai yang terus berpacu melaksanakan pembangunan untuk mengejar ketertinggalannya dari kabupaten lain dengan memprioritaskan, dunia pendidikan, pembangunan sarana jalan, gedung dan jembatan untuk kelancaran ekonomi kerakyatan di wilayahnya.
Jika hal ini dibarengi dengan peningkatan pengawasan serta kerja keras seluruh pejabat di instansi masing-masing, kita yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama wilayah tersebut akan segera berubah menjadi daerah makmur, kata Jupiter optimis.
TENDER PROYEK
Ketua DPD PNI Massa Marhaen Sumut Jupiter R Tamba mengatakan, tahun ini pelaksanaan tender proyek di Sumatera Utara sudah dipercepat. Hal ini cukup positif, sehingga para kontraktor selaku pelaksana proyek di lapangan memiliki tenggang waktu yang cukup untuk melaksanakan proyek.
Kepada pihak pejabat pemberi proyek, ia berharap agar benar-benar meneliti para kontraktor yang menjadi peserta tender, supaya benar-benar memiliki kualitas terbaik, sehingga proyek yang dikerjakan benar terjamin kualitasnya, jelas Jupiter R Tamba. (R6/e)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.