unita
Print This Post Print This Post

Kasus Muhaimin, Puncak Atau Awal Prahara Besar PKB?

Posted in Berita Utama by Redaksi on Maret 31st, 2008

Jakarta (SIB)
Konflik internal bukan pertama kalinya terjadi di tubuh PKB. Yang terbaru adalah menyusul dicopotnya Muhaimin Iskandar dari posisi ketua umum. Peristiwa ini merupakan puncak atau awal prahara besar PKB?
“Ini memang bisa jadi puncak atau awal prahara yang lebih besar di PKB,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Indonesia M Qodari dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (29/3).
Bisa saja, kata dia, bila Muhaimin melakukan perlawanan maka dia tidak sendiri. Sebab Muhaimin terpilih menjadi ketum saat muktamar di Semarang beberapa waktu lalu dengan mengalahkan Syaifullah Yusuf.
“Itu kan pertarungan politik yang melibatkan pengurus PKB. terpilihnya dia menunjukkan kalau dia kerja politik dan punya simpul-simpul di daerah,” tutur Qodari.
Menurutnya, bila Muhaimin menerima pelengseran dirinya, maka dia akan menunjukkan keloyalannya sebagai anggota. Implikasinya, kemungkinan besar posisi Wakil Ketua DPR masih bisa dipegangnya.
Gus Dur - Muhaimin It Takes Two to Tango
Ketika yang satu lelah dan ingin berhenti, maka suatu hubungan tak lagi menjadi hubungan. Setidaknya itulah arti ungkapan it takes two to tango. Dan bukan tidak mungkin itulah yang ada di benak Gus Dur sekarang.
Hubungan mesra Gus Dur dan Muhaimin Iskandar dalam naungan PKB retak. Setelah dilengserkan dari kursi Ketum PKB, Muhaimin dipandang perlu menemui Gus Dur.
“Kedua orang itu memang harus bertemu. Kalau tidak ya tidak akan pernah ketemu. Karena akan ada kompromi politik,” ujar Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (29/3).
Istilah it takes two to tango dipakai Qodari, sebab dia melihat sepertinya Gus Dur merasa lebih baik hubungannya dengan Muhaimin tidak diteruskan. Sebab bila diteruskan hanya akan menyiksa keduanya. Walaupun mengakhiri hubungan juga hal yang menyakitkan.
Namun sebaiknya, lanjut Qodari, Muhaimin melakukan pendekatan dahulu ke sesepuh PKB yang tidak disebali Gus Dur. “Nah kalau orang seperti itu ditemukan, maka itu bisa menjadi kunci jembatan mereka berdua,” tuturnya.
Memutuskan hubungan dengan seseorang bukanlah hal yang mudah. Antara Muhaimin dan Gus Dur pernah terjalin hubungan mesra dalam waktu yang tidak bisa dibilang singkat. Ketika hubungan itu harus dipertahankan, kadang kekecewaan harus diredam. Namun bila akhirnya menyakitkan… It takes two to tango.
GUS DUR INGATKAN MUHAIMIN AGAR TAK SALAH PERHITUNGAN
Ketua Umum Dewan Syura DPP PKB Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengingatkan Muhaimin Iskandar agar tidak salah perhitungan, terutama menyangkut dukungan yang dimilikinya.
Dalam pernyataan pers yang dikirim via pesan singkat (SMS) yang diterima ANTARA di Jakarta, Minggu, Gus Dur menyatakan dukungan yang ia miliki jauh lebih besar dari yang dimiliki Muhaimin.
“Sebenarnya hanya ada tujuh buah DPC (kepengurusan di tingkat kabupaten/kota) dan DPW (kepengurusan di tingkat provinsi) yang akan mendukung dia,” kata Gus Dur.
Karena itu, menurut Gus Dur, jika digelar Muktamar luar biasa (MLB) PKB, Muhaimin tidak akan bisa meraih kemenangan, karena lebih dari 400 peserta MLB tetap akan mendukung dirinya selaku ketua umum Dewan Syura.
“Karena itu, janganlah gegabah dengan menerima begitu saja laporan-laporan orang-orang yang memiliki tujuan sendiri,” kata Gus Dur.
Pada Rapat Pleno DPP PKB yang diikuti Dewan Syura dan Dewan Tanfidz DPP PKB, Rabu (26/3), melalui voting Muhaimin diminta mundur dari jabatan Ketua Umum DPP PKB.
Muhaimin hingga saat ini belum memutuskan untuk mundur. Ia menunggu petunjuk dari para kiai PKB dan masih mempertimbangkan untung-ruginya.
Namun, tampaknya Muhaimin lebih cenderung bertahan karena merasa dipilih oleh muktamar yang diikuti 430 cabang dan 33 wilayah.
“Masa hanya diputus 20 orang,” katanya merujuk pada rapat pleno yang diikuti 30 orang di mana saat voting 20 orang di antaranya memilih opsi agar Muhaimin mundur, 5 orang mendukung opsi MLB, 3 orang menolak MLB, dan 2 orang abstain.
Sebelumnya Gus Dur juga sudah menegaskan, jika Muhaimin menolak untuk mundur maka akan dipecat. “Kalau tidak mau mundur, ya dipecat, kok repot,” katanya di Jakarta, Sabtu (29/3).
Untuk Kedua Kali Cak Imin Batal Temui Gus Dur
Tampaknya pertemuan Gus Dur dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin masih sulit dilakukan. Pertemuan antara paman dan keponakan yang rencananya akan dilakukan pada Minggu (30/3) pagi kembali batal. Penyebabnya Gus Dur terbang ke Batam.
“Gus Dur sudah pergi pukul 05.30 WIB mengikuti acara pengajian di Batam. Jadi pertemuannya tidak jadi,” ujar orang dekat Gus Dur Aris Junaidi kepada detikcom.
Namun menurut Bendahara Umum PKB yang menggantikan posisi Artalyta Suryani ini, bisa jadi pertemuan Gus Dur dengan Muhaimin dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta.
“Bisa juga mereka bertemu di Bandara. Tapi saya nggak tahu kebenarannya karena sekarang saya berada di Sumatera Selatan,” jelas Aris.
Sementara Muhaimin saat dikonfirmasi, teleponnya tidak diangkat. SMS yang dikirim juga tidak dijawab.
Sebelumnya, Muhaimin akan bertemu Gus Dur pada Jumat 28 Maret 2008 sore lalu. Namun Gus Dur sedang check up kesehatan di RSCM.
Dalam rapat pleno DPP PKB pada Rabu 26 Maret 2008 malam, Muhaimin dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Umum PKB. Namun Muhaimin masih belum bersikap. Dia mengaku masih akan melakukan salat istikharah. Muhaimin mengaku sedang melakukan investigasi terhadap kemungkinan ada orang yang mengadu domba dirinya dengan Gus Dur. (detikcom/Ant/g)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.