28 Pengurus Angkatan Muda Damai Sejahtera Kabupaten/Kota se-Sumut Dilantik
Medan (SIB)
Ketua DPP AMDS (Angkatan Muda Damai Sejahtera) Gideon Mamahit SH MH MM melantik 28 pengurus DPC AMDS kabupaten/kota se-Sumut, Sabtu (29/3) di Sumatera Village Medan. Pelantikan diwarnai dengan pengucapan janji, penyerahan pataka AMDS dan doa berkat bagi semua pengurus.
Gideon Mamahit yang juga Ketua DPP Partai Damai Sejahtera (PDS) dalam sambutannya mengatakan, AMDS merupakan Ormas pemuda yang memiliki AD/ART sendiri walaupun merupakan sayap dari PDS. Motto AMDS berdoa, berjuang dan berkarya.
Sebagai anggota dan pengurus AMDS, katanya semuanya harus berada di garis terdepan dalam menghadapi tantangan terutama tantangan yang dihadapi gereja. AMDS harus berani membela umat Kristiani.
Pada kesempatan tersebut Gideon juga menyatakan, pada Pemilu 2009, Partai Damai Sejahtera (PDS) membutuhkan ribuan Caleg untuk didudukkan di DPR, DPRD Tk I dan II seluruh Indonesia. Untuk mencapai itu, PDS membutuhkan Electoral Treshold (ET) sedikitnya 3 persen dan Parliamantary Treshold (PT) 2,5 persen.
“Bila Pemilu 2004 lalu PDS memperoleh 2,4 juta suara maka untuk 2009 PDS menargetkan sedikitnya 3 hingga 5 juta suara. Bila tercapai diyakini ke depan PDS akan tetap eksis. Semua itu dapat tercapai bila ada kerjasama dengan unit-unit. Untuk itu diharapkan agar kader PDS merapatkan barisan dan terus berjuang,†katanya.
Sementara itu Ketua DPD AMPS Sumut Drs Jabmar Siburian MM mengatakan, AMDS yang merupakan organisasi sayap PDS harus menyuarakan suara Tuhan/nabiah dalam melaksanakan misinya. Bila ada perbedaan di lapangan hendaknya bisa diselesaikan secara musyawarah.
“Perbedaan itu biasa, jangan sampai perbedaan itu menghancurkan lembaga,†katanya.
Ia juga menginstruksikan kepada pengurus yang baru dilantik untuk segera membentuk kepengurusan di kecamatan-kecamatan, desa dan dusun-dusun serta tetap berkoordinasi dengan PDS, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Menyinggung tentang penetapan RE Siahaan menjadi Cagubsu oleh PDS, katanya merupakan satu hal yang mengangkat martabat PDS Sumut. Sekarang lanjutnya, tiket kepada koalisi PASS (Pasangan Siahaan/Suherdi) telah diberikan, sekarang tergantung bagaimana pasangan tersebut memanfaatkan kesempatan tersebut.
Sedangkan penasehat AMDS yang juga anggota DPRD Sumut Burhanuddin Rajagukguk pada kesempatan tersebut mengatakan AMDS harus terdepan dalam menghadapi permasalahan gereja. Harus berani berjuang demi gereja, karena hingga saat ini gereja masih menghadapi tantangan yang cukup berat di berbagai daerah di Indonesia tak terkecuali di Sumatera Utara.
Pada kesempatan yang sama Ketua PDS Sumut Toga Sianturi mengharapkan AMDS berperan penting dalam Pilgubsu. PDS dan AMDS harus merapatkan barisan. Terkait Pilgubsu, katanya walaupun ada nada-nada sumbang terhadap pasangan RE Siahaan, PDS akan tetap komit mendukungnya. Ia juga menyatakan, Propinsi Tapanuli harus tetap diperjuangkan.
Drs Cairaman Hutasoit dalam laporannya mengatakan pendirian AMDS bukanlah untuk menjadi persaingan antar OKP melainkan membawa cita-cita luhur dan menyumbangkan pikirannya kepada bangsa seperti yang diamanatkan UUD 1945. AMDS kata Cairaman yang dikenal sebagai aktifis gereja GBI ini, akan berjuang menghimpun dan memobilisasi serta menggali potensi pemuda Kristen dalam pembangunan bangsa dan negara. Hadir pada kesempatan itu, Sekjend DPP AMDS Hermanus Ginting, Sekretaris PDS Sumut Penyabar Nakhe, anggota DPRD yang juga Ketua PDS Sergai Defriaty Tamba, Ir Marasal Hutasoit, serta tokoh masyarakat dan agama dan undangan lainnya. (M-36/R11/d)




Komentar