usxii
Print This Post Print This Post

Gubsu : Kondisi Landasan Pertumbuhan Sumut Lampaui Nasional

Posted in Berita Utama by Redaksi on Desember 31st, 2007

Medan (SIB)
Kondisi kondusif yang terjaga secara baik berkat kedewasaan masyarakat Sumut merupakan landasan utama bagi pencapaian pertumbuhan perekonomian Sumut tahun 2007 yang melampaui angka nasional. Untuk itu, kondisi kondusif dan harmonisasi masyarakat ini hendaklah dijaga tetap kokoh pada tahun 2008 dan seterusnya, khususnya menyongsong pelaksanaan Pilkada Gubsu dan Wagubsu (Pilgubsu) yang dijadwalkan 16 April 2008.
Gubsu Drs Rudolf M Pardede mengemukakan hal itu kepada wartawan di Medan, Minggu (30/12), sehubungan refleksi akhir tahun 2007 dan prediksi 2008 seraya mengajak seluruh masyarakat Sumut terus memelihara persatuan dan ketertiban serta mencegah tindakan sadar maupun tidak sadar yang dapat mengarah kepada proses disintegrasi bangsa, terutama yang berhubungan dengan isu SARA.
“Selama tahun 2007 ini, telah banyak hikmah yang kita peroleh, namun yang paling penting, kita bersyukur kepada Tuhan, karena kerukunan masyarakat maupun antar umat beragama, terus terbina semakin mantap dan harmonis. Untuk ini, Pemprovsu menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat,” ujar Gubsu didampingi Kepala Badan Infokom Sumut Drs H Eddy Syofian MAP dan Kabid Humas Pimpinan Drs ML Tobing SSos.
Gubsu mengajak masyarakat berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa semoga di tahun 2008 nanti kita tetap diberikan-Nya keberkahan, kekuatan dan dijauhkan-Nya dari segala musibah sehingga kita bisa menapaki perjalanan pembangunan Sumut lebih baik lagi.
Gubsu menggambarkan kondisi perekonomian Sumut tahun 2007 ini secara umum cukup menggembirakan yang ditandai dengan meningkatnya kinerja beberapa indikator ekonomi antara lain secara kumulatif ekonomi berhasil tumbuh 7,97 persen sampai dengan triwulan ketiga tahun 2007 atau naik 1,79 persen dibanding triwulan yang sama tahun 2006. Pencapaian ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama 6,3 persen, dan juga lebih tinggi dari target RKPD tahun 2007 sebesar 7,02 persen.
Pencapaian ini antara lain didukung oleh meredanya tekanan inflasi di Sumut yang secara kumulatif sampai dengan triwulan ketiga tahun 2007, hanya 4,94 persen. Nilai inflasi ini lebih rendah dibanding tahun 2006 yang mencapai 6,11 persen, sehingga diharapkan, pada tahun 2007 angka inflasi Sumut, berada di bawah target RKPD yakni 6,50 persen.
Hal lain yang turut mendorong kinerja perekonomian Sumut adalah neraca perdagangan luar negeri, yang sampai dengan triwulan ketiga tahun 2007, surplus sebesar 2,96 milyar dollar AS dengan nilai ekspor 4,25 milyar dollar AS dan impor 1,29 milyar dollar AS.
”Kami mengakui untuk terus memacu pertumbuhan ekonomi ini memerlukan upaya dan kerja keras yang lebih sungguh-sungguh di masa mendatang, terutama harus didukung oleh ketersediaan sumberdaya, terutama energi listrik yang masih menjadi masalah serius di provinsi ini,” ujarnya.
Dikemukakan kondisi kelistrikan kita dewasa ini masih defisit sekitar 150 megawatt pada waktu beban puncak, dan lima tahun ke depan diperkirakan akan kekurangan sekitar 1.000 megawatt dan diharapkan masalah ini dapat diatasi secara bertahap dan Pemprovsu bekerjasama dengan PLN telah melakukan upaya-upaya jangka pendek seperti sewa genset, swapping dengan PT Inalum serta mengupayakan sistem inter-koneksitas Sumbagut dengan Sumbagsel.
Untuk skala kecil juga dilakukan pembangunan pembangkit listrik tenaga mini hidro satu unit dan pembangkit listrik tenaga surya sebanyak 350 unit di wilayah kabupaten dan kota dari sumber dana APBD sementara untuk jangka menengah dan panjang antara lain mengundang investor di bidang kelistrikan seperti PLTA Asahan III, PLTP Sarulla dan lain-lain.
“Selain itu, pemerintah pusat terus kita dorong untuk melakukan percepatan pembangunan pembangkit listrik lainnya di Sumut seperti PLTU Sumut berkapasitas 2 x 200 megawatt sebagai bagian dari program nasional penyediaan 10.000 megawatt listrik di Indonesia,” ujarnya.
Pada pergantian tahun ini, ujarnya, Pemprovsu akan memulai pelaksanaan anggaran tahun 2008, dengan terus mempertajam program prioritas yaitu percepatan pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, revitalisasi pertanian dan pengentasan kemiskinan. “Bidang infrastruktur, terutama jalan dan jembatan, menjadi fokus perhatian serius dan tindaklanjut pembangunan Bandara Kualanamu terus kita “kawal” agar terlaksana sesuai rencana, demikian juga rencana pembangunan jalan tol Tebingtinggi – Tanjung Morawa connecting Kualanamu,” jelasnya.
Mengenai program agropolitan dataran tinggi bukit barisan yang dicanangkan presiden pada 13 Juli 2006 lalu dan meliputi 9 kabupaten dan kota, hingga saat ini Pemprovsu tetap berkomitmen dalam upaya tercapainya target dari master plan, yakni pendapatan per kapita 3.000 dollar AS.
Pemprovsu juga telah menyelesaikan master plan agromarinepolitan pesisir, pulau-pulau kecil dan pulau terluar yang meliputi 16 kabupaten dan kota, di mana nantinya akan menjadi pedoman bagi kabupaten dan kota untuk menyusun detail plannya.
Di bidang pemerintahan, kita mencatat penambahan kabupaten dua lagi dengan telah diresmikannya kabupaten Padang Lawas dan kabupaten Padang Lawas Utara, sebagai pemekaran kabupaten Tapanuli Selatan, sehingga provinsi Sumut saat ini memiliki 28 kabupaten dan kota.
Gubsu mengharapkan, menyambut tahun 2008 ini mari kita semua untuk terus menjaga harmonisasi dan iklim yang kondusif, terutama dalam menyikapi agenda-agenda strategis kita, khususnya pemilihan secara langsung gubernur dan wakil gubernur Sumut, yang dijadwalkan 16 April 2008.
Saat ini kita sudah merasakan, nuansa politis sudah mewarnai kehidupan kemasyarakatan Sumut. Dalam kondisi seperti ini, ancaman tegangnya hubungan kemasyarakatan, perlu kita sikapi secara arif dan bijaksana. Kita harus tetap waspada dan jangan terkena provokasi dari pihak-pihak tertentu, khususnya pada masa kampanye calon, hingga pelaksanaan dan penghitungan suara nantinya.
Yang penting marilah kita mantapkan tekad untuk menyukseskan pemilu gubsu ini secara sejuk, aman, damai, demokratis dan bermartabat, dengan menggunakan hak pilih secara jernih dan cerdas.
Marilah kita dukung siapapun nanti yang terpilih, dan hal itu adalah takdir, sebab siapa pun itu, dia adalah kekuasaan Tuhan untuk menjadi gubernur dan wakil gubernur Sumut untuk periode mendatang, ujarnya. (M3/h)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.