Hotel GM
Print This Post Print This Post

Dana Bantuan Proyek P2KP Di Kota Tebingtinggi Kena Pungli

Posted in Daerah by Redaksi on Desember 1st, 2007

Tebingtinggi (SIB)
Warga Tebingtinggi yang menerima bantuan pemerintah melalui proyek Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) yang tersebar di 18 kelurahan mulai resah dengan adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum terkait penyaluran proyek P2KP tersebut.
Keterangan dihimpun wartawan, Senin (26/11), bantuan proyek P2KP berupa pinjaman bergulir, santuan bagi orang jompo dan janda, bea siswa bagi pelajar SD dan SMP serta bangunan fisik dari pemerintah yang disalurkan melalui Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) kepada warga yang kurang mampu sudah mulai berjalan di 18 Kelurahan se Kota Tebingtinggi.
Sejumlah warga yang menerima bantuan dana P2KP terlihat senang dan bergembira namun ada juga warga yang menerima bantuan itu resah karena yang disalurkan oleh BKM di kelurahan masing masing ada pemotongan tak resmi.
Salah seorang jompo warga Tanjung Marulak Tebingtinggi kepada wartawan mengatakan, ia senang telah diberi bantuan oleh pemerintah berupa beras 10 Kg dan uang Rp320.000.
Selain itu seorang pelajar SMP yang mendapatkan bantuan berupa uang Rp245.000 ditambah sepasang pakaian seragam, sepatu, kaos kaki dan tas juga gembira karena baru tahun 2007 ini ia memperoleh bantuan itu.
Sementara itu Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang dibentuk warga dikelurahan juga memperoleh bantuan pembangunan fisik, namun sejumlah pengurus KSM yang menerima bantuan untuk pembangunan itu resah karena adanya pemotongan tak resmi.
“Info yang diterima dari pihak Pemerintah bahwa bantuan proyek P2KP bagi masyarakat tidak ada potongan, mengapa ada potongan dalam bantuan pembangunan fisik seperti yang terjadi di Kelurahan Tanjung Marulak Tebingtinggi, ini namanya pungli,” ucap seorang warga Tanjung Marulak.
Pimpinan Proyek P2KP Tebingtinggi Ir H Rege Pasaribu ketika dihubungi wartawan via telepon mengatakan, bantuan proyek P2KP dari pemerintah yang disalurkan BKM Kelurahan bagi warga miskin yang membutuhkan tidak ada potongan sedikitpun.
“Bantuan itu harus benar dan teliti disalurkan kepada warga yang tidak mampu dan siapa yang melakukan pungli terhadap bantuan itu harus dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. Laporkan segera bila ada temuan yang menyalah dalam penyaluran bantuan itu,” tegas Rege menjawab wartawan. (S.14/m)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.