Surya Tour
Print This Post Print This Post

Mendagri : Daerah Jangan Sembarang Tarik Investor

Posted in Ekonomi & Keuangan by Redaksi on Nopember 30th, 2007

Batam (SIB)
Menteri Dalam Negeri Mardiyanto mengatakan pemerintah daerah seharusnya berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam mengadakan perjanjian dengan investor.
“Jangan sembarang mencari penanam modal. Berkonsultasilah, juga dengan BKPM untuk melihat seberapa jauh kredibilitas investor,” kata menteri usai membuka Rakor Gubernur se-Wilayah Sumatera di Batam, Jumat.
Pemerintah pusat(pempus), kata menteri, tidak mau mencampuri urusan daerah, namun koordinasi dari daerah diperlukan agar pemda tidak salah langkah.
Pemerintah daerah, misalnya, jangan sampai menggunakan dari APBD sebagai modal awal ketika membuat perjanjian dengan penanam modal.
“Pempus bukannya melarang pemda untuk mencari investor. Hanya meminta koordinasi,” katanya menegaskan.
Ia mengatakan koordinasi diperlukan agar pemda tidak salah langkah, terutama jika penanaman modal menyertakan pihak asing, seperti yang terjadi di sebuah kabupaten.
Ada pula kabupaten yang menggunakan APBD sebagai modal awal dalam nota kesepahaman dengan investor asing.
“Padahal programnya belum jelas,” kata menteri melanjutkan tanpa menyebutkan nama kabupaten yang dimaksud.
Meskipun harus berkoordinasi dengan pempus, Menteri mengharapkan pemda optimal dalam mengembangkan ekonomi daerah dengan menggandeng swasta.
Ia mengatakan, untuk mengoptimalkan iklim investasi, pemda sebaiknya memberikan kemudahan dalam perizinan investor melalui Penyelenggaraan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PPTSP), pengembangan ekonomi daerah berbasis klaster, promosi terpadu ekonomi daerah, rencana pengembangan melalui bentuk dan pola kerjasama ekonomi daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri meminta pemerintah provinsi se-sumatera saling berkomunikasi secara intensif guna mengembangkan ekonomi di sepuluh provinsi yang ada di pulau itu.
“Tapi jangan lupa tetap berkoordinasi dengan pempus sesuai dengan amanat UU No.32/2004 tentang Otonomi Daerah,” katanya. (Ant/e)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.