Jepang Batalkan Lawatan AL Cina
Tokyo (SIB)
Jepang membatalkan suatu kunjungan angkatan laut Cina dengan kapal perang yang berpelengkapan Aegis canggih berkaitan dengan kekhawatiran Amerika Serikat bahwa Beijing akan menghimpun berbagai informasi rahasia, kata sebuah suratkabar Jum’at.
Tapi, kementerian pertahanan membantah laporan yang dimuat harian Yomiuri Shimbun, bahwa para awak angkatan laut Cina telah dijadwalkan untuk mengunjungi kapal perang Jepang Kirishima yang juga berpelengkapan Aegis itu.
Kapal perusak Shenchen dengan lebih dari 300 pelaut pada pekan ini untuk pertama kali mengajukan permohonan singgah ke pelabuhan Jepang, dalam kaitan upaya terakhir mereka untuk memperbaiki hubungan kedua negara besar Asia itu.
Sistem Aegis - yang dianggap sebagai gugus tertinggi pertahanan Jepang untuk menghadapi potensi serangan Korea Utara - berkemampuan mengacak radar dan meluncurkan rudal-rudal terhadap lebih dari 10 target dalam sesaat.
Pihak militer AS, yang menjamin sikap cinta-damai Jepang berdasarkan persekutuan keamanan, dan kedutaan AS turut campur tangan untuk membatalkan kunjungan Kirishima, yang berpangkalan di Yokosuka di selatan Tokyo, kata Yomiuri, mengutip sumber yang tak dijelaskan jatidirinya.
Seorang jurubicara kementerian pertahanan Jepang membantah laporan itu, seraya mengatakan bahwa: â€Kami yang memutuskan kapal tersebut namun hal itu tergantung pada jadwal mereka untuk latihan. Pada hari ini Kirishima berada di luar dari pelabuhan Yokosuka, maka secara fisik mereka tak bisa berkunjung ke sini.â€
AS menyatakan kekhawatirannya pada tahun ini, setelah seorang pejabat tingkat rendah Jepang dituduh memperoleh data rahasia mengenai sistem Aegis. Istri pejabat itu adalah seorang Cina, sehingga mencuat kekhawatiran kemungkinan melakukan praktek spionase. AS dan Cina baru-baru ini bertikai mengenai masalah angkatan laut.
Kepala Staf Angkatan Laut AS Selasa mengatakan, dia merasa terganggu bahwa Cina pekan lalu menolak dua kapal kecil penyapu ranjau AS masuk ke Hong Kong, karena memerlukan pengisian bahan bakar dan masalah penyelamatan pengungsi dari amukan badai. Cina juga ragu-ragu untuk mengizinkan kapal perang USS Kitty Hawk singgah ke Hong Kong. (Ant/AFP/h)




Komentar