stmiksmxii
Print This Post Print This Post

Harga BBM Industri Naik 21,7%

Posted in Ekonomi & Keuangan by Redaksi on Nopember 30th, 2007

Jakarta (SIB)
Selain menaikkan harga Pertamax, Pertamina juga menaikkan harga BBM non subsidi untuk industri mulai 1 Desember. Untuk kali ini, kenaikan harga BBM industri cukup tinggi yakni mencapai 21,7%.
Kenaikan yang cukup tinggi itu dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia yang sempat menyentuh US$ 99 per barel.
“Perubahan harga itu disebabkan MOPS mengalami kenaikan bekisar antara 14,6% sampai 21,7%,” kata VP Komunikasi Pertamina Wisnuntoro dalam siaran persnya, Jumat (30/11).
Selain itu kenaikan harga juga dipicu pelemahan nilai tukar rupiah sekitar 1,87% dari bulan lalu.
Harga BBM keekonomian jenis minyak tanah naik 21,7% dari Rp 6.860 menjadi Rp 8.347. Jenis minyak solar naik 15,9% dari Rp 7.161 menjadi Rp 8.300 untuk transportasi. Sementara minyak solar industri naik dari Rp 6.489 menjadi Rp 7.939.
Sedangkan minyak diesel naik 15,9% dari Rp 6.641 menjadi Rp 7.700. Minyak bakar naik 20,4% dari Rp 4.776 menjadi Rp 5.750.
Kenaikan harga ini dibandingkan harga per 1 November. Karena kenaikan harga 15 November hanya berlaku untuk bunker dan agen saja.
Pertamax Naik Hingga Rp 650
Pertamina mulai 1 Desember 2007 menaikkan harga Bahan Bakar Khusus (BBK) yakni Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina DEX dan Biopertamax.
“Perubahan harga jual Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina DEX dan Bio Pertamax ini akan ditinjau kembali sesuai perkembangan harga minyak internasional,” kata VP Komunikasi Pertamina Wisnuntoro dalam siaran persnya, Jumat (30/11).
Rinciannya haru baru BBK Pertamina adalah:
Pertamax plus: Batam Rp 7.550, UPms I Rp 8.300, UPms III Rp 7.850, UPms IV dan V Rp 8.000, UPms VI Rp 8.150, SPBU bersaing Rp 7.800.
Pertamax: UPms I Rp 8.000, UPms II Rp 7.800, UPms III Rp 7.500, SPBU bersaing Rp 7.450, UPms IV dan V Rp 7.750, Bali Rp 6.800, UPms VI Rp 7.700, UPms VII RP 7.800.
Pertamina DEX: UPms III dan V Rp 8.600.
Biopertamax: UPms III Rp 7.500, UPms V Rp 7.750, Bali Rp 6.500. (detikcom/j)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.