Surya Tour
Print This Post Print This Post

Purnomo: Penghapusan Subsidi dan Diversifikasi Kunci Hindari Krisis Energi

Posted in Ekonomi & Keuangan by Redaksi on Oktober 31st, 2007

Jakarta (SIB)
Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro di Jakarta, Rabu, mengatakan diversifikasi energi dan tidak mengeluarkan kebijakan subsidi, menjadi jalan keluar untuk terhindar dari krisis energi akibat kenaikan harga minyak mentah dunia.
Menurut Purnomo, belajar dari krisis harga minyak dunia — salah satunya yang terjadi pada 2004 lalu — membuat Indonesia tidak boleh mengandalkan perekonomian sepenuhnya kepada minyak.
Ia mengatakan negara yang akan selamat dari krisis melonjaknya harga minyak dunia hanyalah negara yang tidak mengeluarkan kebijakan subsidi, melakukan diversifikasi energi, dan konservasi energi.
Jepang merupakan satu negara yang dinilainya telah menyadari hal itu dengan melakukan diversifikasi energi dari minyak bumi ke gas, serta tidak memberikan subsidi penggunaan energi.
“Hanya strategi yang terintegrasi, terkoordinasi, dan komprehensif, yang akan melewatkan satu negara dari krisis harga minyak ini,” katanya.
Oleh karena itu, lanjutnya, Indonesia melakukan diversifikasi sumber energi dalam negeri, diantaranya pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara sebesar 0.000 MegaWatt (MW) yang ditargetkan selesai pada 2009.
Selain itu, diversifikasi juga dilakukan di sektor rumah tangga dengan mengganti penggunaan minyak tanah dengan LPG untuk memasak, di samping penggunaan briket batubara.
Purnomo juga mengatakan, pemerintah juga mendorong penggunaan CNG dan LPG untuk bahan bakar transportasi, khususnya bus dan taksi, serta mengalihkan konsumsi energi minyak bumi di kalangan industri ke gas.
Lebih jauh ia berharap Konferensi Energi dan Pertambangan Nasional di Kemayoran Expo pada 31 Oktober sampai 1 November 2007, dapat memberikan solusi bagi masalah energi nasional saat ini.
Ia juga berharap solusi yang dapat diberikan dari konferensi tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia dengan pembangunan di sektor listrik dan pertambangan. (Ant/v)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.