Ratusan Pengusaha Boat Ikan di Nias Terancam Gulung Tikar
Gunungsitoli (SIB)
Ratusan pengusaha boat ikan di Nias terancam gulung tikar karena pabrik es tidak beroperasi. Pabrik es di TPI/pertokoan Pasar Ya’ahowu yang baru beberapa bulan dibangun dan hanya beroperasi sekali, sampai sekarang tidak berfungsi lagi.
Hal ini diungkapkan sejumlah pengusaha boat ikan kepada wartawan, Kamis (30/8) di Gunungsitoli. Pengusaha boat ikan di antaranya, Lukas alias Sikep, Siabang, Siinajeri merasa kecewa dengan tidak berfungsinya pabrik es yang hanya beroperasi 1 kali sejak dibangun oleh pihak BRR Nias.
Lukas mengatakan, hasil tangkapannya selama ini telah dikirim ke Malaysia dan Singapura sehingga ia dapat menghidupi keluarganya dan juga memperkecil angka pengangguran di Kabupaten Nias.
Ia minta pihak Pemda Nias terutama Dinas Kelautan dan Perikanan untuk peduli kepada para pengusaha boat ikan lainnya dengan menghimbau pengelola pabrik es beroperasi kembali.
“Setiap 1 boat yang harus berangkat melaut untuk mencari ikan mempergunakan es 1000 batang kali ratusan boat yang melaut mencari ikan setiap harinya. Dengan tidak beroperasinya pabrik es batu ini, banyak pengusaha boat ikan yang tidak melaut karena sulitnya mendapatkan es di Kota Gunungsitoli.
Lukas menambahkan, jika pabrik es telah dapat berfungsi kembali, ia bersedia bekerjasama dengan orang asing dari Penang dan Singapura, dan telah siap untuk membawa investor menampung hasil laut untuk diekspor ke luar negeri. Jika pemerintah daerah dan pihak DPRD Nias tidak memperhatikan keluhan para pengusaha boat ikan akan mengundang protes di tengah-tengah masyarakat khususnya bagi pengusaha boat ikan. Bahkan merekapun mengatakan siap berdelegasi kepada DPRD dan Bupati Nias.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nias ketika hendak dikonfirmasi Kamis (30/8) tidak berada di kantornya. Melalui salah seorang stafnya dikatakan, Kadis sudah berangkat ke Jakarta. Ketika dicoba untuk dihubungi melalui nomor telepon selularnya tidak berhasil dengan jawaban sedang tidak aktif. (T-15/y)




Komentar