usxii
Print This Post Print This Post

Jelang Puasa, Stok 4 Kebutuhan Pokok Masih Defisit

Posted in Ekonomi & Keuangan by Redaksi on Agustus 31st, 2007

Jakarta (SIB)
Persediaan bahan pokok atau sembako dipastikan cukup menjelang puasa dan lebaran. Hanya empat kebutuhan yakni daging sapi, daging ayam ras, beras dan gula yang mengalami defisit atau kebutuhan lebih besar daripada produksi.
Untuk memenuhi defisit beras dan gula pemerintah sudah mendapat pasokan dari impor dan sisa stok tahun lalu, sehingga beras dan gula tidak perlu dikhawatirkan pasokannya.
Daging sapi yang defisit 54.585 ton akan didapat dari impor sapi bakalan, yakni sebanyak 210 ribu ton impor daging dan jeroan beku dari swasta.
Sedangkan daging ayam ras yang defisit 14.176 ton akan dipenuhi dari daging ayam buras dan daging unggas lainnya.
Demikian dikatakan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Departemen Pertanian (deptan), Kaman Nainggolan dalam jumpa pers di gedung Deptan, Jalan Ragunan, Jakarta, Jumat (31/8).
Untuk beras mengalami defisit 73.836 ton. Namun ditambah carry over tahun lalu dan impor beras yang dilakukan Bulog, maka pada akhir tahun ini stok akhir akan mencapai 2,3 juta ton.
Sedangkan gula pasir yang mengalami defisit 511.334 ton kebutuhannya akan dipenuhi dari carry over tahun lalu ditambah impor oleh swasta maka pada akhir tahun stok akhir mencapai 847.237 ton.
Kaman menjelaskan untuk sembako lainnya yaitu minyak goreng mengalami surplus 10 juta ton, cabe merah surplus 129.855 ton, kacang tanah surplus 75.458 ton, bawang merah surplus 349.129 ton, dan telur ayam surplus 98.254 ton.
Kaman menambahkan, produksi beras tahun ini sebesar 31,221 juta ton dan kebutuhan mencapai 31,295 juta ton. Gula pasir produksi sebesar 2,354 juta ton dan kebutuhan 2,866 juta ton. Minyak goreng produksi 14.453 juta ton dan kebutuhan 3,8 juta ton.
Cabe merah produksi 1 juta ton dan kebutuhan 879 ribu ton. Bawang merah produksi 831,5 ribu ton dan kebutuhan 482,4 ribu ton. Kacang tanah produksi 813 ribu ton dan kebutuhan 737 ribu ton. Telur ayam produksi 864 ribu ton dan kebutuhan 765 ribu ton. (detikcom/o)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.