Desa Persauran Tobasa Belum Menikmati Listrik
Medan (SIB)
Sudah 62 tahun Indonesia merdeka, namun warga Desa Parsauran Kecamatan Sibisa Tobasa khususnya di Kampung Sosor Poki, sosor Nangka dan kampung Butar - butar belum menikmati penerangan listrik.
Memang bulan Juni tahun 2006 lalu, warga desa ini mulai berbahagia karena proyek listrik ke desanya mulai dibangun, namun hingga kini tidak kunjung selesai, kata Lindung Mnurung warga Sibisa kepada SIB, Jumat (31/8).
Memasuki Desa Parsauran, kata Manurung, tiang listrik yang pertama memakai tiang beton, tetapi sampai pertengahan Kampung Sosor Nangka dan Sosor Poki tiang listrik menjadi dari besi bahkan ada yang sudah patah. Selain itu, penyambungan kabel diletakkan atau ditempelkan langsung di lereng bukit. Jarak antara tiang juga cukup jauh diperkirakan 75 M, kata Manurung.
Selain penerangan listrik belum ada di desa ini, sarana jalanpun sangat memprihatinkan. Disana-sini terlihat lobang menganga bagaikan kubangan kerbau, bahkan tidak tersentuh aspal.
Kepala Desa Parsauran Paris Sitorus mengatakan, pihaknya tidak mengetahui anggaran untuk proyek listrik yang ada di desanya, sebab ia tidak pernah melihat plang proyek dan siapa pelaksananya.
Sementara itu, Camat Ajibata Drs Edy Haloho baru bertugas 4 bulan di daerah itu sehingga tidak mengetahui banyak tentang proyek itu. Namun, seperti biasa, katanya, kalau ada proyek tidak ada pemberitahuan ke pihaknya. Diakui proyek itu mulai dikerjakan bulan Juni 2006.
Warga sangat mengharapkan desa mereka bisa seperti desa lain yang sudah ada penerangan listrik dan jalan yang baik. (R12)




Komentar