4 SPBU Petronas Malaysia Segera Beroperasi di Medan Pertamina Siap Bersaing
Medan (SIB)
Perusahaan minyak asal Malaysia, Petronas segera mengoperasikan empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di beberapa wilayah yang tersebar di Medan dalam waktu dekat dan BBM (Bahan Bakar Minyak) akan didatangkan langsung dari Malaysia. Saat ini izin gangguan dan izin mendirikan bangunan sudah dikeluarkan oleh dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) dan Dinas Tata Kota Tata Bangunan (TKTB) Kota Medan.
Kepala Dinas Sub Pengawasan Disperindag, Ilham Simanjuntak kepada SIB, Jumat (31/8) mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan surat izin gangguan kepada PT Petronas Niaga Indonesia untuk keempat SPBU yang rencananya akan dibangun di Jalan Brigjen Katamso, Jalan Pattimura, Jalan Lingkar Luar (Dekat Setia Budi) dan di daerah Polonia. “Setelah semua persyaratan dilengkapi seperti syarat peruntukan, izin prinsip dari walikota Medan, lalu kami mengeluarkan surat izin gangguanâ€, ujarnya.
Selain surat izin gangguan, PT Petronas Niaga Indonesia juga telah mendaftarkan nama perusahaannya di Sub Dinas Perdagangan dan mendaftarkan izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Dinas Tata Kota dan Tata Bangunan.
Ilham menjelaskan ada tujuh SPBU Petronas yang rencananya akan didirikan di Medan, hanya saja baru empat SPBU yang mengajukan perizinan. Menurutnya, selain Petronas, Perusahaan minyak asal Belanda, Shell juga berencana mendirikan SPBU di Medan.
Saat ini terdapat 61 SPBU di Kota Medan, baik yang dimiliki oleh swasta ataupun PT Pertamina (SPBU Coco,red). Dan semua SPBU itu mendapat suplai bahan bakar dari Pertamina. Berdasarkan data yang dimiliki oleh PT Pertamina tingkat penjualan bahan bakar di Kota Medan cukup tinggi, yakni Premium sekitar 2500 KL per hari, Solar 1800 KL dan Pertamax 12 KL.
Kepala Divisi Pemasaran BBM Pertamina Djaelani Soetomo pada konfrensi pers peluncuran ‘pertamina way’ untuk daerah Medan beberapa waktu lalu mengatakan tingkat penjualan bahan bakar di Indonesia sangat tinggi. Rata-rata SPBU mampu menjual 20 ton bahan bakar per hari. Hal ini sangat berbanding jauh dengan penjualan di Malaysia yang penjualannya hanya 5 ton per hari.
Sementara itu staf Hupmas Pertamina UPms I Medan Fitri Erika mengatakan, Pertamina UPms I Medan siap bersaing dengan Petronas maupun SPBU asing lainnya ke depan. Bisnis SPBU ini sangat menjanjikan dan semakin banyak pihak asing yang mendirikan SPBU di Indonesia. “Jika SPBU Petronas ini sudah beroperasi maka akan menjadi SPBU asing pertama yang ada di Medanâ€, jelasnya.
Dia kembali mengatakan, pihaknya sudah siap jika ada kompetitor asing yang akan beroperasi di Medan. “Berdasarkan UU Migas tahun 2001, maka siap tidak siap Pertamina harus menghadapinya. Oleh karena itu saat ini kami sedang membenahi sistem pelayanan dengan Pertamina way salah satunyaâ€, tegasnya. (M35/M21/c)




Komentar