Rp 22 Miliar Kredit Lunak BUMN Macet di Kabupaten Dairi
Sidikalang (SIB)
Bupati Dairi DR MP Tumanggor mengungkapkan saat ini masih terdapat Rp 22 miliar dana kredit dari pemerintah yang belum dikembalikan debitur di berbagai kawasan di Kabupaten Dairi. Hal tersebut dikemukakan bupati saat acara peringatan HUT ke-60 Koperasi tingkat Kabupaten Dairi, Rabu (25/7) di Desa Pasir Tengah Kecamatan Tanah Pinem.
“Saya tahu persis sampai saat ini masih ada Rp 22 miliar total kredit lunak dari BUMN macet di Dairi. Ini menunjukkan perhatian pemerintah kepada masyarakat tidaklah kecil seperti biasa dikeluhkan orang,†ujar Tumanggor.
Menurutnya, adanya sejumlah keluhan dari pengurus koperasi di Dairi seakan-akan pemerintah kurang peduli terhadap keberadaaan dan perkembangan koperasi, sesungguhnya kurang pas.
“Seakan-akan Pemkab tidak memperhatikan koperasi di daerah ini, padalah sebenarnya tidak demikian. Begitu banyak perhatian dari pemerintah kepada masyarakat dan anggota koperasi tapi memang kadang masyarakat yang jadi lupa melaksanakan kewajibannya,†ujar bupati.
Dalam kesempatan itu Tumanggor mengingatkan masyarakat petani di Dairi tidak gampang terprovokasi oleh berita yang mungkin sengaja dilemparkan orang dengan tujuan tertentu. “Seperti misalnya harga jagung, yakinlah dengan situasi pertanian saat ini tidak akan mungkin harganya di bawah Rp 1.200 per kilo. Jadi kalau ada cerita orang atau berita dari koran bahwa harga jagung Rp 900, jangan langsung percaya tapi lihat dulu kenyataannya,†tandasnya. (T14/t)




Komentar