Ketua PKB Sumut: Harry L Siregar-Khoiruddin Rambe Figur Ideal Pimpin Sidimpuan
Medan (SIB)
Ketua DPW PKB Sumatera Utara Drs H Marwan Dasopang mengajak semua kader maupun simpatisan partai, mendukung dan memenangkan H Harry L Siregar dan Khoiruddin Rambe sebagai pasangan calon Walikota Padang Sidimpuan.
“Saya mengajak semua kader maupun sanak saudara untuk komit mendukung dan memenangkan pasangan H Harry L Siregar dan Khoiruddin Rambe,†tegas Marwan Dasopang kepada wartawan Sabtu (28/7) di Medan.
Marwan melihat H Harry L Siregar dan Khoiruddin Rambe sosok yang tepat memimpin Kota Sidimpuan lima tahun ke depan. Kedua tokoh muda enerjik ini, kata Dasopang, tidak diragukan lagi kepemimpinannya untuk membawa kota salak ke arah yang lebih baik.
Harry L Siregar yang dikenal sebagai mantan Wakil Bupati Tapsel dan sosok yang banyak aktif di berbagai organisasi, punya segudang pengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan. Begitu juga Khoiruddin Rambe sebagai figur muda yang enerjik dan memiliki segudang program untuk memajukan Kota Sidimpuan.
“Salah satu pertimbangan PKB mendukung H Harry L Siregar dan Khoiruddin Rambe karena sosok kedua tokoh muda ini memiliki komitmen dan visi yang jelas dalam membangun kota salak,†tegas Dasopang.
Lebih jauh Marwan melihat, pasca peningkatan status Sidimpuan sebagai pemerintah kota tidak mengalami kemajuan dan pertumbuhan yang berarti.
Untuk itu, kata Marwan, dalam mengejar ketertinggalan selama ini, dibutuhkan pemimpin muda yang masih enerjik dan pekerja keras. Sebab jika tidak pembangunan di kota salak itu bisa jalan di tempat.
Untuk itu ia berharap kepada masyarakat kota salak agar lebih jernih dalam menentukan pilihan pada Pilkada nanti. Jangan sampai kita salah dalam menentukan pilihan. Sebab derita yang akan ditanggung rakyat ini terlalu lama jika pemimpinnya tidak mengerti rakyat,†tandas Marwan Dasopang.
Di tempat terpisah, Ketua Peduli Pembangunan Sidimpuan Ahmad Siregar meminta masyarakat Sidimpuan jangan sampai terjebak dengan janji-janji para calon Walikota dalam Pilkada Sidimpuan nanti. Sebab banyak sekali calon ketika sebelum menjabat selalu memberikan angin sorgam tapi nyatanya setelah duduk satu pun tidak ada janji yang ditepati. (Rel/R7/m)




Komentar