Surya Tour
Print This Post Print This Post

Indonesia Dan Filipina Menolak Mengirim, Arab Saudi Kekurangan Pembantu Rumah Tangga

Posted in Ekonomi & Keuangan by Redaksi on Juli 31st, 2007

Mekah (SIB)
Arab Saudi kekurangan pembantu rumah tangga karena Filipina dan Indonesia menolak mengirim pembantu rumah tangga, kecuali gaji mereka dinaikkan.
Demikian kabar yang dilansir surat kabar Al Madinah, Selasa (31/7).
Pemerintah Filipina menolak mengirimkan pembantu rumah tangga kecuali mereka digaji 1.000 riyal Arab Saudi per bulan.
Sementara itu, pemerintah Indonesia meminta agar gaji TKI dinaikkan menjadi 800 riyal, dari sebelumnya 600 riyal. Permintaan tersebut baru-baru ini ditolak oleh Arab Saudi. Sekitar 50.000 TKI kini tengah menunggu izin guna bekerja ke Arab Saudi.
Pejabat kantor rekrutmen mengatakan para penyalur tenaga kerja asal Sri Lanka juga meminta kenaikan gaji menjadi 600 riyal.
Menurut Al Madinah, pembantu rumah tangga asal Sri Lanka takut datang ke Arab Saudi menyusul kasus yang menimpa Rizana Nafeek. Pembantu rumah tangga yang masih remaja itu kini menghadapi hukuman mati setelah dinyatakan bersalah karena menimbulkan kematian anak asuhannya yang berusia empat bulan. Nafeek kini tengah menanti permintaan banding atas keputusan hukuman matinya.
Banyak kabur
Permintaan pembantu rumah tangga meningkat karena banyak di antaranya yang kabur. “Pemerintah harus mencari penyelesaian masalah tersebut. Peningkatan permintaan terjadi akibat banyak pembantu rumah tangga yang kabur. Masyarakat menjadi tidak punya pilihan lain,” kata Muhammad Al-Ghamdi, salah seorang warga Arab Saudi yang mencari pembantu rumah tangga.
Menurut data pemerintah Arab Saudi, lebih dari 30 persen pembantu rumah tangga yang kabur berasal dari Indonesia. Warga juga mendesak pemerintah untuk mencari pembantu dari negara-negara lain untuk mengatasi kekurangan tersebut. (SH/h)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.