Hotel GM
Print This Post Print This Post

Dua Tahun RI Kedatangan 9 Perusahaan Sepatu Baru

Posted in Ekonomi & Keuangan by Redaksi on Juli 31st, 2007

Jakarta (SIB)
Kendati ada enam perusahaan sepatu menutup pabriknya, tapi dalam kurun waktu dua tahun belakangan ini justru ada sembilan perusahaan baru. Hampir seluruhnya investasi asing.
“Perusahaan sepatu lebih banyak yang masuk ketimbang yang keluar,” tegas Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) M Luthfi saat jumpa pers di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (31/7).
Luthfi menjelaskan, sampai bulan Juni 2007 realisasi modal asing sebanyak 118 proyek dengan nilai US$ 780 juta. Sedangkan investasi PMDN sebanyak 90 proyek senilai Rp 1,35 triliun.
Perusahaan yang baru saja menanamkan investasinya ialah: PT Poongwon Indonesia dari Korea Selatan nilai investasi US$ 30 juta dengan kapasitas produksi 10 juta pasang pertahun, berlokasi di Tangerang, PT Pratama Abadi Industri dari Korea Selatan nilai investasi US$ 14,4 juta dengan kapasitas produksi 2 juta pasang pertahun, berlokasi di di Tangerang, PT. Korin Technomic dari Korea Selatan nilai investasi US$ 1 juta dengan kapasitas produksi 2 ribu pasang pertahun, berlokasi di Tangerang, PT Vision Indonesia dari Korea Selatan nilai investasi US$ 0,2 juta dengan kapasitas produksi 1,2 juta pasang pertahun, berlokasi di Tangerang.
Peruahaan lainnya, PT Sepatu Mas Idaman dari Inggris nilai investasi US$ 7 juta dengan kapasitas produksi 870 ribu pasang pertahun, berlokasi di Bogor, PT Mikwang Prima Indo dari Korea Selatan nilai investasi US$ 0,5 juta dengan kapasitas produksi 6 juta pasang pertahun, berlokasi di Tangerang, PT Nikomas Gemilang investasi berasal dari gabungan berbagai negara nilai investasi US$ 6,5 juta dengan kapasitas produksi 5 juta pasang per tahun, berlokasi di Tangerang, PT Karunia Fajar Millenia dari Taiwan nilai investasi US$ 15 juta dengan kapasitas produksi 870 ribu pasang pertahun, berlokasi di Tangerang dan PT Berkat Ganda Sentosa, yang merupakan investor dalam negeri nilai investasi US$ 4,3 juta dengan kapasitas produksi pertahun 960 ribu pasang, berlokasi di Pasuruan.
Sedangkan enam perusahaan yang sudah tutup ialah: PT Doson Indonesia (Hongkong),PT Dongjoe Indonesia (Korea Selatan), PT Eltri IndoFortuna (Korea Selatan), PT Taehwa Indonesia (Korea Selatan), PT Starwin Indonesia (Korea Selatan) semuanya berlokasi di Tangerang serta, PT Golden Adisius (Korea Selatan) berlokasi di Bekasi. (detikcom/o)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.