unita
Print This Post Print This Post

Dalam Beberapa Jam, Pemko Medan Peroleh Setoran PBB Rp 21,624 Miliar

Posted in Berita Utama by Redaksi on Juli 31st, 2007

Medan (SIB)
Dalam beberapa jam Pemko Medan berhasil menerima setoran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) sebesar Rp 21,624 miliar dari para wajib PBB potensial pada pertemuan antara Pemko Medan dengan Wajib PBB Potensial se-Kotamadya Medan di Grand Ball Room Emerald Garden Hotel Senin siang (30/7).
Penyetoran itu dilakukan secara langsung di bank persepsi yang disediakan di hotel itu disaksikan Walikota Medan Drs H Abdillah, Ak MBA didampingi Kakanwil Ditjen Pajak Sumut I Drs H Ramram Brahmana,MSc, Kepala Kantor Pelayanan(KP)- PBB Medan Dua Londam Lumbantobing, Sekda Medan H Afifuddin Lubis, Kadispenda Medan Drs H Dzulmi Eldin, S. MSi dan Wakil Ketua DPRD Medan Zulfan, MBA dan Humas Drs Arlan Nasution.
Penerimaan PBB terbesar diperoleh antara lain dari enam wajib PBB yakni PT (Persero) Angkasa Pura II sebesar Rp5,522 miliar lebih, PT (Persero) Pelindo I Rp5,506 miliar, PT (Persero) Jasa Marga Rp2,489 miliar lebih, PDAM Tirtanadi Rp1,758 miliar, Pertamina Rp1,333 niliar dan PT (Persero) PLN Rp1,210 miliar.
Pada kesempatan itu, Pemko Medan juga memberikan piagam kepada 30 pembayar PBB terbaik, selain kepada enam WP terbesar, antara lain kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI), Jaya Beton Indonesia, Imperial Trade Center, Sumatera Village Resort, Kandatel Medan, Ramayana, Perum Gas Negara, Puslit Kelapa Sawit, Agro Jaya Perdana, Amir Hasan Company, United Tractor, Musim Mas, Perkasa Internusa Mandiri, Indosat, Mercu Buana, Supra Uniland Utama, BCA, E.Silitonga, Yayasan Universitas Sisingamangaraja XII, Mabar Pit In, PTPN III dan RS Methodist Susana Wesly.
Walikota Medan dalam sambutannya mengatakan penerimaan PBB sampai posisi minggu ketiga Juli 2007 sebesar Rp40,142 miliar lebih atau 23,25 persen dari rencana PBB yang ditetapkan tahun 2007 sebesar Rp172,651 miliar.
Realisasi Rp40,142 miliar itu, katanya, terdiri dari penerimaan PBB perkotaan (SKB) Rp29,268 miliar lebih atau 22,24 persen dan sektor pertambangan Rp10,874 miliar atau 26,49 persen. Total penerimaan Rp40,142 miliar ditambah dengan penerimaan dari WP potensial dalam beberapa jam itu mencapai Rp61,766 miliar lebih.
Kakanwil Ditjen Pajak Sumut I Drs Ramram Brahmana, MSc mengatakan acara ‘Pertemuan Pemko Medan dengan WP potensial tahun 2007 se-Kota Medan’ ini diharapkan dapat mendekatkan hubungan silaturahmi antara WP dengan Pemko Medan, perusahaan dan jajaran Ditjen Pajak Sumut I. Ramram juga sependapat dengan walikota di mana membayar PBB jangan sampai menunggu jatuh tempo.
Pasalnya, kata Ramram, PBB yang disetorkan itu 65 persen untuk daerah (tingkat II), 15 persen lebih ke propinsi, 10 persen ke pusat. Namun dari 10 persen yang ke pusat itu, dibagi-bagi lagi ke daerah di seluruh Indonesia. “Jadi sebenarnya hampir semua dikembalikan ke daerah,” kata Ramram.
Dia memaparkan pertumbuhan penerimaan PBB di Medan melonjak sangat signifikan dalam lima tahun terakhir. Tahun 2002 realisasi tercapai Rp67 miliar, tahun 2003 naik jadi Rp97 miliar, tahun 2004 naik lagi ke posisi Rp121 miliar, tahun 2005 naik jadi Rp133 miliar, tahun 2006 melonjak ke Rp154 miliar. Sedangkan realisasi sampai minggu ketiga Juli 2007 masih Rp40,142 miliar. Kenaikan dari tahun 2002 hingga target tahun 2007 mencapai 6 kali lipat.
Katanya, jika masyarakat kurang merasa pas dengan penetapan PBB yang tertuang dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) maka bisa mengajukan pengurangan dan keberatan, paling lama tiga bulan setelah menerima SPPT tersebut. Untuk pengurangan, katanya, Wajib PBB bisa mengajukan surat ke KP- PBB di mana WP terdaftar. Sampai saat ini PBB Medan Dua sudah 3.000 melayani pengurangan.
Kepala KP-PBB Medan Dua Londam L Tobing menambahkan pertemuan ini dilaksanakan setiap tahunnya dan kali ini mengundang 400 WP potensial.
Akhir acara Walikota Medan dengan rasa gembira memberikan hadiah lucky draw untuk pemenang I TV polytron 29 inci, hadiah kedua TV polytron 21 inci, hadiah III TV polytron 20 inci dan harapan I-X berupa radio tape polytron.
Walikota spontanitas naik ke atas pentas menyumbangkan suaranya menyambut keberhasilan penerimaan PBB dalam beberapa jam mencapai Rp21,624 miliar. Lagu pertama ‘Bulan Sabit’ dinyanyikan dengan sepenuh perasaan dan lagu kedua ‘Rindu’ milik The Mercys. Tak mau kalah, Kakanwil Ditjen Pajak Sumut I Drs Ramram Brahmana, MSc didaulat bernyanyi ke atas pentas. Ramram sangat mahir menyanyikan lagu ‘Kopi Dangdut’ sambil berjoget memainkan pinggulnya. Sekda Medan Afifuddin Lubis menyanyikan lagu ‘Boru Panggoaran’. (M8/M15/M28/u)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.