Surya Tour
Print This Post Print This Post

Cina Rayakan Ultah Militernya yang ke-80

Posted in Luar Negeri by Redaksi on Juli 31st, 2007

Beijing (SIB)
Angkatan Bersenjata Cina, Selasa (31/7) memperingati ultahnya yang ke-80 dengan mengenakan seragam baru dan pameran mewah serta sedikit transparansi yang selama ini selalu menjadi rahasia bagi rakyat tirai bambu tersebut. Perayaan ultah tersebut juga ditandai dengan pameran sekaligus pengenalan seragam baru militer yang mengalami perubahan baik dari segi warna maupun model setelah hampir tiga dekade sejak ekonomi Cina mengalami keterpurukan tidak mengalami perubahan.
Pameran di Beijing tersebut menunjukkan buah dari peningkatan anggaran militer Cina. Namun, hal itu hanyalah pergerakan yang terputus-putus untuk menuju keterbukaan yang lebih luas yang nampaknya dimotivasi oleh keinginan memodernisasi militer dan kebutuhan untuk menghilangkan kekhawatiran negara tetangga mereka.
Kelak dengan mulai dibangunnya hubungan kemasyarakatan, kelangsungan pembentukan “Tentara Pembebasan Rakyat” (PLA) Cina tersebut akan terus menimbulkan kekhawatiran diantara beberapa negara tetangga mereka. Pengamat mengatakan keterbukaan baru militer Cina tersebut yang dianggap sebagai tanda modernisasi hanyalah bersifat terbatas.
Menurut pengamat militer Cina dari Universitas Washington, David Shambaugh, militer Cina telah membuat upaya signifikan untuk mengembangkan pertukaran militer luar negeri mereka, namun masih harus melalui jalan yang panjang untuk bisa lebih transparan. “Mereka masih menerapkan paradigma lama bahwa semakin banyak orang mengetahui informasi mengenai PLA maka hal itu akan semakin mengancam keamanan Cina,” ucap Shambaugh.
Keterbukaan militer Cina diawali dengan mulai dibuatnya laporan tahunan pada 1998 yang menunjukkan peningkatan kekuatan mereka. Hal itu ditandai dengan berkali-kali mengeluarkan ancaman yang akan menyerang Taiwan yang dianggap sebagai bagian dari wilayah mereka.
Sejak itu, banyak pengamat militer asing yang diijinkan untuk melihat latihan-latihan militer mereka. Latihan bersama dengan militer asingpun terus ditingkatkan termasuk dengan AS, Prancis, India dan bahkan latihan skala besar dengan Rusia dan negara Asia Tengah lainnya.
Untuk pertama kalinya pula sepanjang tahun ini, seorang Jendral Cina menghadiri forum pertahanan multilateral dan hal yang paling mengejutkan dari kehadiran itu adalah pengumuman keinginan Cina untuk membuka jalur komunikasi (hot line) darurat dengan Pentagon.
Bahkan, Menteri Pertahanan Cina juga merencanakan akan menunjuk seorang juru bicara seperti yang diterapkan AS. Rencana tersebut dianggap langkah maju bagi militer Cina yang selama ini sangat tertutup bahkan tidak memiliki nomor telepon publik. “Militer Cina semakin sejalan dengan praktek militer internasional dan lebih percaya diri serta transparan,” ucap Mayjend. Luo Yuan seperti dikutip harian Cina.
Banyak perubahan telah ditunjukkan militer Cina, PLA juga memanfaatkan perayaan tersebut untuk menegaskan kembali peran mereka sebagai alat penguasa Partai Komunis dan menolak semua seruan yang menginginkan independensi mereka dari penguasa. Dianggap sebagai tentara terbesar di dunia, Cina terus meningkatkan anggaran militernya yang memiliki sekitar 2.3 juta pasukan. Tahun ini saja peningkatan tersebut telah mencapai 18 persen dengan nilai AS$ 44.94 milyar. (AP/LBN/x)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.