Benih Unggul Asian Agri OPRS Topaz Peroleh ISO 9001 dan 14001
Medan (SIB)
Asian Agri melalui Oil Palm Research Station (OPRS) Topaz, di Desa Petapahan, Tapung – Kampar menghasilkan benih D x P Topaz yang merupakan benih kelapa sawit unggul.
OPRS Topaz dirintis sejak tahun 1992 dengan investasi yang sangat besar di bidang teknologi dan sumber daya manusia.
Siaran pers disampaikan Humas Asian Agri Zahya Kurnia Saragih menyebutkan, OPRS Topaz sebagai salah satu pusat sumber benih kelapa sawit unggul, dengan dukungan riset dan SDM yang handal ikut berperan dalam mewujudkan pembangunan sistem dan usaha agribisnis kelapa sawit yang efisien, produktif dan berdaya saing tinggi dengan menghasilkan benih bermutu secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan hidup yang dibuktikan dengan sertifikasi Sistim Managemen Mutu ISO 9001:2000 dan sertifikasi Sistim Management Lingkungan ISO 14001:2004.
Sebagai salah satu produsen benih kelapa sawit yang telah memperoleh ijin pelepasan varietas sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 57, 58, 59 dan 60/KPTS/SR.120/1/2004 masing-masing tertanggal 16 Januari 2004, maka telah diproduksi varietas unggul Kelapa Sawit DxP Topaz yaitu : Topaz 1 (Dura Deli x Pisifera Nigeria), Topaz 2 (Dura Deli x Pisifera Ghana), Topaz 3 (Dura Deli x Pisifera Ekona) dan Topaz 4 (Dura Deli x Pisifera Yangambi).
Adapun kelebihan DxP Unggul Topaz adalah potensi hasil minyak yang tinggi, produksi hasil yang tinggi mulai panen pertama, rendemen minyak yang tinggi, pertumbuhan meninggi yang lambat dan mampu beradaptasi dengan baik pada tanah gambut
Produksi kecambah yang dihasilkan Asian Agri Oil Palm Research Station tahun 2007 adalah sejumlah 11 juta dan akan terus ditingkatkan sampai 15 juta benih/tahun pada tahun 2008.
Di sela-sela acara kunjungan kerja calon petani KKPA PTPN IV ke Kebun KKPA Ukui PT. Inti Indosawit Subur 24 Juli 2007, Juliarto Barus, Manager OPRS Topaz, menjelaskan “yang terpenting disini berdasarkan percobaan yang telah kita lakukan, didapatkan pada TM I (Tanaman Menghasilkan tahun I) produksi TBS 16 – 18 ton/ha/tahun, pada TM II 20 – 26 ton/ha/tahun dan TM III kita dapatkan di atas 30 ton/ha/tahun, dimana sebelumnya hanya mencapai sekitar 15 – 20 ton/ha/tahun untuk TM III. Diharapkan dengan adanya benih unggul yang telah ditemukan melalui riset ini dapat mendongkrak produksi TBS maupun minyak di Asian Agriâ€.
Hingga pada saat ini permintaan benih DxP Topaz sudah mencapai 40 juta kecambah. (Rel/PR3/t)




Komentar