Al Washliyah Tak Akan Usung Cagubsu Bermasalah Terkait Calo Pemondokan Haji
Medan (SIB)
Bendahara Al Washliyah Sumatera Utara H Hardy Mulyono menegaskan, pihaknya tidak akan mengusung calon Gubsu yang bermasalah terutama terkait dengan calo pemondokan haji, karena hal itu sangat memalukan warga Al Washliyah.
“Al Washliyah tidak mau mencalonkan calon yang telah tercemar nama baiknya. Apalagi kasus calo pemondokan haji tidak hanya memalukan warga Al Washliyah, tapi juga warga Indonesia,†tegas Hardy, Senin (30/7), di Medan.
Menurut Hardy, sampai saat ini Pimpinan Wilayah (PW) Al Washliyah belum memutuskan siapa cagubsu dan cawagubsu yang akan diusung pada Pilkadasu 2008 mendatang. “Sesuai mekanisme organisasi, penetapan calon yang bakal diusung Al Washliyah akan diputuskan dalam rapat kerja wilayah (Rakerwil) Al Washliyah Sumut,†paparnya seraya menambahkan, pelaksanaan Rakerwil tersebut akan dilaksanakan menjelang Pilgubsu nanti.
Ia mengatakan, dalam Rakerwil tersebut akan digodok setiap calon yang diusulkan setiap daerah. Dari hasil penggodokan itu nantinya, secara bersama-sama akan diputuskan siapa cagubsu dan cawagubsu yang akan didukung Al Washliyah. “Sehingga akan muncul keputusan kolektif mengatasnamakan Al Washliyah,†tukasnya.
Hardy juga menegaskan, adanya orang tertentu yang mengaku sebagai cagubsu dari Al Washliyah adalah sangat keliru dan salah kaprah. Apalagi orang tersebut tersangkut kasus calo pemondokan haji.
Ditanya siapa orang dimaksud, Hardy hanya senyum-senyum. “Pokoknya, orang itu belum ditetapkan sebagai cagubsu dari Al Washliyah. Ia hanya mengatasnamakan pribadi dan bukan organisasi,†tandasnya.
Yang pasti, lanjutnya, Al Washliyah tidak akan pernah mendukung cagubsu dan cawagubsu yang cacat moral, seperti oknum yang terbukti terlibat sebagai calo pemondokan haji sehingga dipecat dari anggota DPR RI. “Karena Al Washliyah tidak akan mendukung calon yang telah tercemar nama baiknya, malu kita nanti,†ucapnya.
Untuk itu, ia meminta kepada oknum-oknum yang ingin mencalonkan diri jangan membawa-bawa nama Al Washliyah. Karena Al Washliyah adalah organisasi milik ummat dan bukan pribadi atau perusahaan.
Ia juga mengimbau seluruh warga Al Washliyah dan masyarakat lain agar tidak terjebak atau terpengaruh oleh ambisi oknum tertentu menjelang pelaksanaan Pilgubsu. “Kita berharap warga Al Washliyah dan masyarakat umum berhati-hati terhadap ambisi seseorang yang mengatasnamakan Al Washliyah demi kepentingan pribadinya,†katanya. (M-28/f)




Komentar