usxii
Print This Post Print This Post

2 Gelombang Unjuk Rasa ke DPRDSU Minta Usut Dugaan Korupsi di Dispenda dan Disdiksu

Posted in Berita Utama by Redaksi on Juli 27th, 2007

Medan (SIB)
Dua gelombang aksi unjuk rasa yang menamakan dirinya Samsu (Solidaritas Aksi Mahasiswa Sumut) dan LKSM-UP (Lembaga Kajian Study Mahasiswa Untuk Perubahan) mendatangi DPRD Sumut, Kamis (26/7) mendesak Kejatisu dan aparat penegak hukum mengusut dugaan korupsi di Dispenda (Dinas Pendapatan Daerah) Propsu dan Disdiksu (Dinas Pendidikan Sumatera Utara).
Samsu dalam aksinya minta Kejatisu, DPRD Sumut dan Gubsu segera menyelesaikan dugaan korupsi di jajaran Dispendasu dan segera diaudit, terutama terkait dengan laporan realisasi pajak pengambilan dan pemanfatan ABT/APU (Air Bawah Tanah/Air Permukaan Umum) tahun 2005-2006 yang tidak akurat.
Diindikasikan, tunggakan pajak pengambilan dan pemanfaatan ABT/APU tahun 2005-2006 sebesar Rp1,467 miliar lebih diduga melanggar UU No 19 tahun 2000 tentang penagihan pajak.
Selain itu, perlu diaudit laporan realisasi pembayaran PKB tahun 2005-2006 dihasilkan Samsat Medan Utara yang tidak akurat di Dispendasu dan audit penjualan kendaraan mobil dinas milik Pempropsu sebesar Rp152 juta lebih sampai saat ini belum dibayar pembeli yang dijual melalui Dispendasu.
Berkaitan dengan itu, massa meminta Gubsu dan DPRD Sumut segera menegur Dispendasu terkait tidak jelinya menggunakan anggaran tahun 2006 dan terindikasi korupsi melalui pengendapan dana di Bank Sumut.
Sementara massa dari LKSM-UP mendesak aparat penegak hukum segera memeriksa Disdiksu, di antaranya terkait tender pengadaan televisi pendidikan proyek APBN Rp16 miliar juga indikasi korupsi 145 paket proyek Disdiksu Rp75 miliar, juga pekerjaan rehabilitasi SMPN I, SDN di Labuhanbatu.
Massa juga minta BPK dan instansi terkait mengaudit dan memantau kinerja Disdiksu dan evaluasi kinierja Kadisdiksu yang kurang profesional memimpin, terbukti banyaknya permasalah di instansinya yang muncul kepermukaan.
Datangi Kejatisu
Massa Samsu juga unjuk rasa di depan kantor Kejatisu Jl Jend AH Nasution Pangkalan Masyhur Medan Johor menyampaikan tuntutan yang sama.
Pernyataan tertulisnya diserahkan kepada Kasi Sospol Intelijen Kejatisu Victor Tampubolon SH.
Menanggapi aspirasi itu, Victor mengatakan, akan meneruskan kepemimpinan guna mendapatkan petunjuk menindaklanjuti dugaan kasus tersebut. (M10/M2/d)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.