stmiksmxii
Print This Post Print This Post

Pelatihan Guru SMP, SLTA HKBP Distrik Aceh-Sumut-Riau di Tarutung Dibuka

Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on Juni 30th, 2007

Tarutung(SIB)
Bupati Taput Torang Lumbantobing diwakili Kadis Pendidikan Dra Mariani MPd membuka pelatihan Kepala Sekolah dan guru SMP/SMA/SMK HKBP Wilayah Distrik Aceh – Sumut dan Riau, Jumat, (29/6) di Aula kantor pusat HKBP Pearaja Tarutung, diikuti 34 peserta dari 5 Kabupaten di antaranya, Kabupaten Taput, Tapsel, Tobasa, Humbahas dan Kabupaten Tapteng.
Bupati Taput Torang Lumbantobing dalam sambutan tertulisnya mengatakan, sungguh berbangga hati atas kepedulian Yayasan Gema Kyriasa dan Departemen Diakonia HKBP yang turut ambil bagian dalam peningkatan SDM berkualitas melalui pelatihan para kepala sekolah dan guru yang bertugas di lembaga pendidikan HKBP. Pelatihan itu dikaitkan dengan Ulang Tahun kelahiran DR IL.Nommensen ke-175 tahun pada 2009 mendatang, .
Suatu penghormatan yang baik terhadap tokoh Nommensen sebagai pejuang yang menghapus kegelapan dan ketertinggalan orang Batak. Waktu itu Nommensen dalam melakukan penginjilan di tanah Batak selalu dibarengi pendidikan - pengajaran dengan mendirikan gedung sekolah dengan prinsip,nilai religius harus seirama dengan kecerdasan otak.
Seiring diterbitkannya Undang-undang No. 14 tahun 2005 tentang kewajiban guru memiliki kualifikasi akademik, kompetensi sertifikat pendidik yang berkemampuan mewujudkan tujuan pendidikan nasional, maka para guru pendidik diharapkan sedini mungkin mempersiapkan diri mengikuti sertifikasi itu.
Selanjutnya dikatakan, pendidikan adalah suatu investasi yang tiada akhir dan percepatan peningkatan taraf hidup dapat dicapai melalui pelayanan pendidikan yang berkualitas. “Jadi berbahagialah jadi guru karena buah karyamu selalu terukir dihati sanubari anak didikmu”, ujar bupati.
Sebelumnya DR Antoni Sihombing mewakili yayasan Gema Kyriasa melaporkan, keterpanggilan mereka melakukan bakti sosial, selaku putra batak merasa ikut bertanggungjawab dalam memajukan pendidikan, perekonomian dan pertanian , mengingat perjuangan Nommensen 140 tahun lalu di tanah Batak karena merasa terpanggil atas keterbelakangan orang batak batak khusnya di bidang pendidikan.
Selain melakukan pelatihan terhadap Kepala Sekolah dan guru, mereka juga melakukan bakti sosial seperti pemberian bea siswa kepada 10 orang siswa SMA berprestasi yakni, Lestari Silaban SMA HKBP Doloksanggul, Farida M Situmeang SMA HKBP Sibolga, Lasminar Harianja SMA HKBP Sarulla, Hermanto Sitompul SMA 2 HKBP Tarutung, Tomtam Gultom SMK HKBP Sipoholon, Wes Waruwu SMA HKBP Sibolga, Friska Sidabutar SMA 2 HKBP Sipoholon, Iccut Sianipar SMK II Sipoholon, Musa Silalahi SMK I Sipoholon. Sedangkan 2 orang dari Perguruan Tinggi yaitu Cicilia Sidabutar yang masuk ke Unimed dan Tulus HP. Sianturi ke STT HKBP P. Siantar. Adapun bea siswa yang diberikan itu berbentuk pembayaran uang sekolah sampai tamat. Selain itu yayasan Gema Kyriasa juga memberikan berbagai bibit tanaman kepada para petani seperti bibit kentang di Lobu Siregar Siborongborong.
Topik yang dibicarakan dalam pelatihan itu adalah, bagaimana menjadi guru yang profesional, cara mengelola kelas, mengajar dengan hati sebagai bentuk tanggungjawab terhadap anak didik dan Kurikulum tingkat kesatuan pendidikan terhadap informasi yang ada.
Sebagai narasumber, Jasa Sembiring dosen Psikologi Universitas Pelita Harapan Jakarta, Endang guru SMA BPK Penabur Internasional Jakarta. Kegiatan itu didukung Departemen Koinonia HKBP Biro pendidikan, Kasek SMA 2 HKBP Tarutung , Kasek SMK 1 Seminarium Sipoholon dan Kasek SMK 2 Seminarium Sipoholon dan sebagai moderator Kasek SMA 2 HKBP Tarutung Drs. J. Aritonang. (T6/g)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.