Surya Tour
Print This Post Print This Post

Indonesia Masa Depan akan Dibahas dalam Pertemuan Pelajar se-Dunia

Posted in Sekolah by Redaksi on Juni 19th, 2007

Canberra (SIB)
Ketua Umum Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA), Della Temenggung, mengatakan, pihaknya akan ikut dalam pertemuan pelajar Indonesia se-dunia yang mengusung tema besar “Indonesia Masa Depan: Suara Kaum Muda” di Den Haag, Belanda, pada 22-24 Juni mendatang.
“Kita sudah mendapat dukungan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Canberra untuk menghadiri pertemuan itu. Namun yang lebih penting bagi kita sekarang ini adalah bagaimana merumuskan pokok-pokok pikiran yang bisa disumbangkan dalam pertemuan itu nantinya,” katanya kepada ANTARA di Canberra, Rabu.
Kandidat doktor bidang ekonomi Universitas Nasional Australia (ANU) itu mengatakan, utusan PPIA Australia memiliki dua tugas dalam pertemuan Den Haag tersebut, yakni selain berpartisipasi dalam forum, ia juga diminta mengomunikasikan rencana pertemuan PPI se-dunia di Sydney, September mendatang dimana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diharapkan dapat hadir di sela pertemuan pemimpin APEC.
“Pertemuan PPI dunia di Sydney cenderung mengusung tema yang lebih mengerucut. Nah, utusan PPIA di Den Haag akan mencoba mengomunikasikan hal ini guna menyongsong pertemuan Sydney,” kata Della.
Terkait dengan pertemuan PPI sedunia yang direncanakan berlangsung di Sekolah Indonesia “Wassenaar”, Den Haag, itu, informasi dari KBRI Canberra menyebutkan, pertemuan tersebut sepenuhnya merupakan gagasan PPI Belanda.
Keinginan untuk menyelenggarakan pertemuan yang direncanakan turut mengundang Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Presiden B.J.Habibie dan Abdurrahman “Gus Dur” Wahid, Dirjen Pendidikan Tinggi Depdiknas dan atase pendidikan dari berbagai KBRI itu sudah ada sejak 2005 namun mulai mengkristal pada awal 2007.
“Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan sumbangan pemikiran pelajar Indonesia di luar negeri mengenai rancang bangun masa depan yang dibuat sebagai dokumen hidup yang selalu siap diperbaharui serta dijadikan acuan bagi upaya-upaya kolektif dalam membangun Indonesia di masa depan sesuai dengan yang dicita-citakan sendiri oleh pendiri bangsa sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945.”
Disebutkan, pertemuan tersebut juga diharapkan dapat membantu terbentuknya jejaring pelajar Indonesia yang sedang belajar di luar negeri. Jejaring ini merupakan cikal bakal gerakan kolektif yang secara sinergis melibatkan berbagai elemen bangsa dalam upaya membangun Indonesia yang lebih baik di masa depan.
Hasil pertemuan bertema “Indonesia Masa Depan — Suara Kaum Muda” ini merupakan pokok-pokok pikiran yang akan dijadikan “bahan rujukan” kaum muda bagi upaya kolektif untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik, bahan masukan bagi pengambil kebijakan di lembaga pemerintah maupun swasta.
Selain PPI Australia dan Belanda, pertemuan tersebut juga direncanakan dihadiri para utusan PPI Prancis, Jerman, Spanyol, Italia, Belgia, Swiss, Rusia, Ceko, Norwegia, Finlandia, Portugal, Denmark, Swedia, Yunani, Permias, India, Pakistan, China, Malaysia, Korea Selatan, Saudi Arabia, Iran, Mesir, Singapura, Jepang, Filipina dan Papua Nugini. (Ant/r)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.