Ratusan Kaum Perempuan Nyaris Bentrok dengan Polisi di Langkat
Langkat (SIB)
Ratusan kaum perempuan warga Kecamatan Babalan, Langkat, Selasa petang, nyaris bentrok dengan polisi. Warga memaksa masuk ke Mapolres Langkat meminta agar rekan-rekan mereka yang ditangkap akibat isu begu ganjang dilepaskan dari tahanan. Karena tidak bisa menembus pintu gerbang, warga akhirnya bertahan di depan Mapolres Langkat.
Aksi demo warga Langkat yang meminta rekan-rekannya dibebaskan dari tahanan polisi memanas, setelah warga tak kunjung diberikan izin masuk ke Mapolres, meski mereka telah berjam-jam berunjuk rasa. Warga yang kesal memaksa masuk hingga terjadi aksi saling dorong di pintu gerbang.
Aksi ini merupakan buntut penahanan Mutu, warga Desa Sicurai Selatan, Kecamatan Babalan, yang diduga sebagai pelaku penganiayaan Pangihutan Sinambela, hingga tewas. Korban tewas akibat isu begu ganjang, hewan mistik yang diduga dipelihara untuk menyakiti orang lain. Warga yang tak percaya menghajar beramai-ramai korban.
Karena upaya warga masuk ke Mapolres Langkat gagal, warga akhirnya bertahan di depan pintu gerbang masuk Mapolres Langkat. Hingga Selasa malam, warga masih bertahan dan nekad melakukan aksi menginap agar rekan-rekan mereka dibebaskan. (TPI/M28/h)




Komentar