Melawan Tudingan Dhani Soal Perselingkuhan, Maia Buka-bukaan
Jakarta (SIB)
Maia Estianty berdoa di depan Ka’bah, di kota Mekkah. Itulah yang dilakukan Maia jika malam tiba;tatkala suaminya Ahmad Dhani ‘menghantamnya’ dengan menyatakan kalau dirinya berselingkuh dengan seorang konglomerat.
“Jumat tengah malam, mbak Maia SMS saya, katanya dia sedang berdoa di depan Ka’bah,†kata Sheila A Salomo, SH, salah satu tim pengacara Maia, Sabtu (28/4).
Menurut Sheila, tudingan yang dilontarkan Ahmad Dhani kepada istrinya itu bukan kali pertama. Bahkan hal itu sudah berulangkali dilakukan Ahmad Dhani baik dengan lontaran kata-kata maupun lewat SMS untuk menekan istrinya, yang isinya ingin melaporkan perselingkuhan ke pihak yang berwajib.
Menurut Sheila Salomo, karena tersiksa bathin lantaran tudingan perselingkuhan, akhirnya Maia curhat kepadanya. “Aduh mbak sudah sering Dhani melakukan hal itu, saya sudah tidak kuat! Resiko apapun akan saya hadapi karena saya sudah tidak kuat lagi,†kata Sheila menirukan ucapan Maia sebelum melaksanakan ibadah umroh beberapa waktu lalu.
Selain jadi teman curhat Maia, Sheila mengakui kalau dirinya sudah menerima forward SMS yang dikirim Ahmad Dhani kepada istrinya itu.
SIAP MELAWAN
Meski Maia jauh dari Tanah Air, namun informasi tentang apa yang dilontarkan suaminya Ahmad Dhani tentang perselingkuhan dengan seorang konglomerat, sampai juga ke telinganya.
“Maia mengetahui semua apa yang dilontarkan Ahmad Dhani kepada dirinya. Mbak Maia mengetahuinya dari teman serombongan dan para wartawan. Meski begitu, Maia tetap tak terpengaruh, ia tetap tak tekun dalam melaksanakan ibadah umrohnya,†kata Sheila.
Sepulang dari melaksanakan ibdah umroh, tim pengacara Maia sudah punya ‘kartu’ untuk mematahkan semua tudingan Ahmad Dhani kepada klien mereka.
“Kami punya kartu truf untuk melawan dan mematahkan semua tudingan yang dilontarkan Ahmad Dhani kepada klien kami. Bila mbak Maia pulang semua akan kami buka dan tidak akan kami tutup-tutupi,†janji A Durapati Sinulingga, SH, tim pengacara Maia.
LBH APIK : MAIA ALAMI KDRT
Maia Ratu belum pernah bertemu dengan aktifis LBH APIK Jakarta, namun LSM Pro perempuan tersebut meyakini adanya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) pada Maia. Hal itu ditegaskan Direktur Perubahan Hukum Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK Estu Rakhmi Fanani, S.Pi di kantornya, kawasan Kramatjati - Jakarta, Minggu (29/4).
Dalam kesempatan yang sama, LBH APIK mengklarifikasi beberapa pemberitaan dan diskusi terkait dengan kasus kekerasan Maia. Khususnya pernyataan tentang LBH APIK di belakang Maia.
Akibat pernyataan tersebut, muncul gelombang prokontra di berbagai milis internet, karena lembaga swadaya masyarakat (LSM) di bidang hukum ini dianggap numpang popularitas dari kasus selebriti. Suara penentang menyatakan, “Mengapa hanya lantang membela selebriti, Mengapa bukan korban KDRT dari kalangan orang biasa?â€.
LBH -APIK memang concern (peduli) dengan isu-isu perempuan, sehingga pernyataan (membela Maia) merupakan hal yang wajar,†kata Estu, Direktur LBH APIK yang baru itu, membenarkan pernyataan seniornya, Ratna Batara Munti, S.Ag, MSi yang kini menduduki posisi dewan pengurus.
“Pernyataan-pernyataan yang disampaikan Dhani kepada media yang memojokkan Maia menunjukan adanya KDRT,†katanya seraya menjelaskan, kekerasan dalam rumah tangga tak selalu berarti tindakan fisik, bisa juga pernyataan yang memojokkan, yang melemahkan psikis. (PK/v)




Komentar