Anggaran Infrastruktur Meningkat Rp13 Triliun Tahun 2008
Jakarta (SIB)
Pemerintah akan menaikkan anggaran untuk pembangunan infrastruktur pada APBN 2008 menjadi sebesar Rp34 triliun atau meningkat Rp13 triliun dari anggaran sebelumnya di APBN 2007 yang sebesar Rp21 triliun.
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengatakan peningkatan itu dilakukan untuk mendorong percepatan pembangunan proyek-proyek infrastruktur guna mendukung pengembangan sektor usaha dan diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pengangguran.
“Pemerintah akan mengoptimalisasi anggaran dalam bentuk belanja berbasis kinerja dan belanja berbasis tupoksi. Dana infrastruktur dalam APBN 2008 melalui Departemen Pekerjaan Umum (DPU) menjadi nomor dua yang difokuskan setelah pendidikan,†kata Paskah usai diskusi panel yang diadakan Pewarta Perbankan dan Moneter (Partner) di Jakarta, Jumat.
Dikatakannya, peningkatan jatah anggaran untuk DPU ini menggeser dana hankam yang menjadi posisi nomor tiga.
Sedangkan untuk kebijakan fiskal pada tahun 2008 akan digunakan untuk optimalisasi dan memperkuat desentralisasi.
“Tidak boleh membangun gedung baru. Kebijakan fiskal digunakan untuk optimalisasi belanja kementerian negara yang berbasis kinerja dan memperkuat desentralisasi. Fiskal akan disalurkan lebih besar,†katanya.
Paskah menuturkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, pemerintah tetap akan menggerakkan tiga sektor seperti investasi, ekspor dan belanja pemerintah.
Khusus belanja pemerintah, lanjut Paskah menjadi pendorong utama, namun harus berkualitas dan efisien sehingga ada optimalisasi dalam belanja kementrian dan lembaga.
Sementara, terkait dengan dana alokasi khusus (DAK) untuk daerah tahun 2008, Paskah menjelaskan jumlahnya sekitar Rp21 triliun atau meningkat dibandingkan dengan tahun 2007 sebesar Rp17 triliun.
Sedangkan berapa jumlah realisasinya pada triwulan I 2007, kemungkinan berkurang.
“Belum dihitung, kemungkinan penyerapanmya kurang akibat banyaknya bencana alam. Model DAK sudah dibuat untuk kepentingan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan pendidikan,†katanya. (Ant/p)




Komentar